Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»BBM Jenis Solar Habis, Ratusan Kendaraan di Mbay Antre Hingga Ratusan Meter
Ekbis

BBM Jenis Solar Habis, Ratusan Kendaraan di Mbay Antre Hingga Ratusan Meter

By Redaksi2 Oktober 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ratusan kendaraan mengantre hingga ratusan meter di ruas jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Rubu (02/10/2019)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Ratusan kendaraan mengantre hingga ratusan meter di ruas jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Rubu (02/10/2019). Kelangkaan BBM jenis solar di SPBU 5486404 Mbay menjadi penyebabnya.

Kelangkaan solar di Mbay telah terjadi selama hampir dua minggu terakhir.

Pantauan VoxNtt.com, selain kendaraan proyek, kendaraan pertanian dan kendaraan lainnya juga ikut terkena dampak kelangkaan solar tersebut.

Rafael, salah satu sopir kendaraan proyek mengaku telah dua hari ikut dalam antrean itu.

Dia berharap agar pihak Depot Pertamina Ende bisa segera memasok kembali solar di SPBU Mbay.

Direktur Utama SPBU 5486404 Mbay, Lorens Tara ketika dikonfirmasi mengatakan kelangkaan BBM jenis solar disebabkan oleh kurangnya pasokan dari Depot Pertamina Ende dalam pekan ini.

“Bukan hanya solar non subsidi Pak, yang subsidi juga langka,” ungkap Lorens.

Menurut Lorens, untuk mengatasi stok BBM jenis solar di SPBU Mbay, pihak Depot Pertamina Ende tetap menyuplai solar. Namun dengan jumlah terbatas yakni 8000 Kilo Liter dalam sehari.

Namun jumlah itu masih dianggap terlalu kurang.

Atas kelangkaan itu, kendaraan proyek terpaksa menggunakan solar subsidi agar tetap terus beroperasi.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

Nagekeo
Previous ArticleNasDem Manggarai Buka Pendaftaran Pilkada 2020 Tanpa Mahar
Next Article Esok, Ribuan Mahasiswa di Kota Kupang Gelar Rapat Akbar

Related Posts

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.