Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KOMUNITAS»PSHT dan IKS ‘Mesra’ saat Penjemputan Patung Bunda Maria
KOMUNITAS

PSHT dan IKS ‘Mesra’ saat Penjemputan Patung Bunda Maria

By Redaksi12 Oktober 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) ranting Namfalus dan Ikatan Keluarga Silat (IKS) Putra Indonesia (PI) Kera Sakti Cabang Kabupaten Malaka saat penjemputan patung Bunda Maria di di Stasi Raihenek, Jumat (11/10/2019)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) ranting Namfalus dan Ikatan Keluarga Silat (IKS) Putra Indonesia (PI) Kera Sakti Cabang Kabupaten Malaka tampak mesra saat penjemputan patung Bunda Maria di Desa Litamali dan Desa Rainawe, Kecamatan Kobalima.

Acara penjemputan patung Bunda Maria Paroki Wemasa itu dilakukan di Stasi Raihenek, Jumat (11/10/2019).

Dua perguruan ini terlihat memikul keranda Bunda Maria menuju lokasi yang sudah disiapkan.

Terpantau, dua perguruan ini hadir dengan busana perguruan masing-masing, di balut dengan pakain adat khas Malaka.

Aksi ini menarik perhatian para umat yang hadir.

Baca Juga: Rawat Persaudaraan, PSHT Berbagi Amal di Sejumlah Panti Asuhan

Rondy Mallo, salah satu anggota Orang Muda Katolik (OMK) paroki Wemasa mengaku bersyukur karena ada kedamaian saat penjemputan patung Bunda Maria.

“Inilah contoh yang baik dan harus kita dukung. Kedua perguruan pencak silat yaitu PSHT dan IKS Kabupaten Malaka lebih mementingkan persaudaraan yang kokoh, semoga hari ini dan selanjutnya tetap seperti ini,” harap Rondy.

Terpisah, Ketua ranting PSHT Namfalus Rius Olivio memberikan apresiasi yang luar biasa kepada rekan-rekannya yang sudah menciptakan suasana damai seperti  ini.

Rius berharap semoga ke depannya tetap terjalin kemesraan antara PSHT dan IKS.

“Luar biasa, kita sangat merindukan momen ini. Bunda Maria hadir memberikan kesejukan yang merangkul kita semua. Semoga ke depan dua perguruan silat ini bisa bersatu, demi membangun Malaka dan Gereja,” katanya kepada VoxNtt.com.

Penulis: Frido Raebesi
Editor: Ardy Abba

IKS Malaka PSHT
Previous ArticleBinmas Polres Kupang Gelar FGD di Desa Oeltua
Next Article Dapat Mobil Mewah, Wakil Ketua DPRD Malaka: Bukan untuk Gagah-gagahan

Related Posts

HWDI NTT Gelar Workshop Advokasi Berbasis Bukti, Dorong Akses Layanan Inklusif

6 Mei 2026

Prosesi Patung Bunda Maria Penolong Abadi Jadi Ikon Ziarah Umat Paroki Karot

2 Mei 2026

Dinas PUPR NTT Keruk Sedimen dan Normalisasi Sungai di Malaka Pascabanjir

30 April 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.