Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Akibat Kemarau Panjang, Puluhan Sapi di Pulau Mules Mati
NTT NEWS

Akibat Kemarau Panjang, Puluhan Sapi di Pulau Mules Mati

By Redaksi15 Oktober 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah satu sapi yang mati akibat musim kemarau panjang di Desa Nuca Molas
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng,  Vox NTT – Akibat kemarau yang cukup lama,  puluhan ekor sapi milik warga di Pulau Mules, Desa Nuca Molas, Kecamatan Satarmese Barat, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mati.

Kepala Desa Nuca Molas, Burhima mengungkapkan hingga kini sebanyak 44 ekor sapi milik warga dari Dusun Konggang yang telah mati.

Jumlah itu, kata dia, kemungkinan besar bisa bertambah lagi setelah mendapatkan laporan dari dua dusun lainnya yakni Dusun Peji dan Labuan Taur.

“Laporan sementara dari Dusun Konggang ini sebanyak 44 ekor sapi yang mati dan itu dari 14 Kepala Keluarga. Tapi saya belum dapat laporan dari dua dusun lainnya, yang pasti banyak juga nanti,” ungkap Kades Burhima kepada VoxNtt.com saat ditemui di kediamannya,  Senin (14/09/2019).

Bahkan menurut dia,  tidak sedikit warga yang sudah mengalami gejala sakit akibat mengonsumsi air minum yang tidak layak atau keruh.

Sebab,  kata dia, krisis air minum bersih di Desa Nuca Molas terjadi sejak tiga bulan lalu hingga sekarang.

Untuk mendapatkan air minum, warga terpaksa harus rela mengantre sejak sore sampai tengah malam, bahkan pagi hari.

Kades Burhima berharap agar musibah yang dialami oleh masyarakat Desa Nuca Molas mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai.

Bantuan tersebut, baik untuk pengadaan air minum bersih maupun bantuan kesehatan dari dinas terkait untuk masyarakat Desa Nuca Molas.

“Harapan kami perlu ada perhatian untuk Desa Nuca Molas terutama persoalan air bersih dan kalau bisa lakukan pemeriksaan kesehatan massal untuk warga di sini,” harapnya.

Saat bersamaan, salah satu Anggota DPRD Manggarai Thomas Edison Rihi mengatakan, persoalan yang dialami oleh warga Desa Nuca Molas sudah dikategorikan sebagai bencana.

Sebab itu, menurut dia harus ada perhatian dari pemerintah untuk membantu masyarakat.

Bantuan tersebut, baik untuk air minum bersih,  pemeriksaan kesehatan massal maupun bantuan dari dinas peternakan.

“Tadi saya sudah sampaikan laporan kepada dinas terkait untuk meminta mereka memberikan perhatian secepatnya kepada masyarakat di sini (Desa Nuca Molas),” ungkapnya.

Penulis: Pepy Kurniawan
Editor: Ardy Abba

Berikut foto-fotonya:

Bangkai sapi yang mati di Pulau Mules, Mangggarai, NTT karena dilanda kekeringan beberapa waktu lalu (Foto: Tim Vox)
Sumur air di Pulau Mules yang digunakan warga
Warga Pulau Mules rela antre demi mendapatkan air bersih
Warga Pulau Mules rela antre hingga tengah malam demi mendapatkan air bersih
Manggarai Pulau Mules
Previous ArticleSetelah Evaluasi, Festival Wonderful Indonesia Kembali Digelar
Next Article Bupati Stefanus Hadiri Orientasi Anggota DPRD Malaka di Kupang

Related Posts

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Kebijakan “Ambil Dulu, Bayar Kemudian” Gubernur NTT Direalisasikan di Golo Mendo

26 Agustus 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.