Ronaldo Asuri, S.Sos berpakaian dengan motif khas Malaka dataran tinggi ( Foho). (Foto: dokumen pribadi Ronaldo)
alterntif text

Betun, Vox NTT- Ronaldo Asuri menjadi anggota DPRD Malaka periode 2019-2024 yang paling muda. Saat ini umurnya baru 29 tahun.

Ronaldo sudah dua periode menjadi anggota DPRD melalui PDIP.

Berawal dari ketertarikannya pada partai besutan Megawati Soekarno Putri tahun 2014 lalu, dia yang saat itu berumur 23 tahun berani maju sebagai calon DPRD Belu (saat Malaka belum dimekarkan dari Belu).

Alhasil, legislator perwakilan Dapil 3 Malaka ini lolos.

Tahun 2015, saat Malaka terpisah dari Kabupaten Belu, Ronaldo dan 24 rekannya beralih ke tanah etnik Ema Tetun itu. Itu karena wilayah Dapilnya masuk dalam Kabupaten Malaka.

Menjalani tugas sebagai wakil rakyat selama 5 tahun, Ronaldo berhasil mengambil hati masyarakat di Dapilnya.

Hal ini terbukti dengan terpilihnya kembali pada pemilihan legislatif pada 17 April 2019 lalu.

Pria jebolan Unwira Kupang Jurusan Ilmu Adminitrasi Negara ini selalu berkeyakinan bahwa ketika berpihak kepada rakyat, maka pasti akan ada timbal balik.

Baca Juga: Lafaek Malaka Organizes Motadikin Beach

Ronaldo mengaku, motivasinya ketika terjun ke politik adalah membuat suatu perubahan di masyarakat ke arah yang lebih baik.

“Motivasi masuk politik dan jadi legislator adalah pada perinsipnya kita ingin membuat perubahan di masyarakat yang tersistem,” ungkap dia kepada VoxNtt.com di kediamannya di Desa Meotroi, Kecamatan Laenmmanen, Kabupaten Malaka, Sabtu (26/10/2019).

Sebuah perubahan yang ia maksudkan adalah berjalan dengan cepat dan tepat. Hak-hak rakyat bisa diperjuangkan di dalam parlamen.

“Yang berikut bisa membantu orang lain dengan cara berjuang di parlemen karena mau membantu masyarakat, belum tentu kita gunakan biaya sendri, alangkah lebih baiknya berjuang di parmalen untuk membantu mereka (masyarakat),” ujar Legislator yang mengaku masih bujang ini.

Beberapa minggu lalu, pria berpostur tambun ini mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wakil Bupati di partai yang sudah membesarkan namanya, yakni PDI Perjuangan. Ia mengaku langkah itu diambilnya atas niat dan perintah partai.

“Pada perinsipnya apabila dibutuhkan oleh masyarakat Malaka sebagi perwakilan kaum muda, tentu siap untuk maju dalam Pilkada Malaka. Hal ini bisa menguatkan saya memberikan ide dan gagasan untuk membangun Malaka dalam berbagai bidang terlebih  ekonomi masyarakat,” ucap Ronaldo.

Ia mengaku belum bisa mengatakan secara terbuka mengenai sosok yang cocok untuk mendampinginya pada Pilkada mendatang. Sebab, saat ini masih dalam pendaftaran di partai.

“Nanti akan kita lihat apabila sudah ada komunikasi lebih lanjut. Kita ikuti mekanisme partai. Selain mekanisme parpol dan siapa yang berminat meminang saya.Tapi tentu perlu ada visi dan misi yang sama,” bebernya.

Dekat dengan Kaum Muda

Ronaldo juga mengaku sangat dekat dengan anak-anak muda Malaka sebagai generasi penerus daerah itu.

Ia bahkan mengklaim kerap memperhatikan anak-anak muda dan sering memberikan motivasi untuk mereka, agar hidup bisa lebih baik dan memiliki semangat perubahan.

“Untuk kaum muda dan milenial yang belum mendapat lapangan kerja,  dalam hal ini yg belum terakomodir sebagai Teda (tenaga daerah) dan PNS dengan konsep kewirausahaan atau entrepreneur, saya pribadi selalu memberi motivasi dan mencari jalan keluar agar bisa mendapatkan pekerjaan atau menciptakan pekerjaan sendiri bagi mereka,” kata politisi yang berlatar belakang pengusaha itu.

Ronaldo dalam kesempatan tersebut membagikan tipsnya yang suskses menjadi anggota DPRD dua periode. Menurut dia, kunci utamanya adalah rendah hati.

” Tips tidak ada yang istimewa yang selama ini saya lakukan. Pertama Tuhan menjadi pegangan dalam segala hal yang saya lakukan.  Sebagai anggota DPR tentu selalu berjuang dalam menyampaikan segala aspirasi masyarakat yang diserap melalui reses dan informasi yang diperoleh dalam keseharian ketika berada di tengah masyarakat. Selalu memberikan pelayanan sosial bagi masyarakat. Ya mungkin itu tipsnya,” ujarnya bersemangat.

Sebagai anggota DPRD Malaka termuda, ia berpesan untuk kaum muda agar jangan diam dan takut bersuara demi sebuah perubahan di kabupaten yang sedang dipimpin Bupati Stefanus Bria Seran itu.

Baca Juga: Arsy Lentar, Polisi Peduli yang Bawa Asa Jadi Kenyataan

“Untuk  kaum muda perlu disadari bahwa kita adalah masa depan Malaka. Sebagai anak muda kita jangan diam dan jangan takut.
Kita harus berani untuk melakukan sebuah perubahan demi kemajuan diri, sehingga bisa memberikan kontribusi  untuk pembangunan Rai Malaka,” tutupnya.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba