Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Bupati Nagekeo: Jabatan Bukan untuk Meluapkan Nafsu Primitif, Termasuk Seks
VOX DESA

Bupati Nagekeo: Jabatan Bukan untuk Meluapkan Nafsu Primitif, Termasuk Seks

By Redaksi31 Oktober 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Penjabat Kepala Desa Ngegedhawe, Wilibrodus Wae mengangkat dua jari saat pengambilan sumpah jabatan oleh Bupati Nagekeo, dr. Johanes Don Bosko Do (Foto: Patrick/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do menyatakan, jabatan bukan untuk meluapkan nafsu primitif dan kesenangan lainnya yang menggunakan fasilitas publik.

“Kesenangan itu menyita waktu penjabat publik, ketika kita dipercayakan menjadi pejabat publik yang harus kita korbankan adalah kesenangan-kesenangan pribadi. Bahwa jabatan ini bukan dipakai untuk meluapkan seluruh nafsu primitif kita, entah itu makan, minum, seks dan kesenangan lainnya dengan menggunakan fasilitas publik. Kalau itu dilakukan, kita umu bhoko (umur pendek),” ujar Don Bosco dalam sambutannya saat pelantikan penjabat Kepala Desa Ngegedhawe, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Wilibrodus Wae, Kamis (31/10/2019).

Untuk diketehaui, pengangkatan Penjabat Kepala Desa Ngegedhawe berawal dari kekosongan jabatan.

Kekosongan itu terjadi pasca Kepala Desa Ngegedhawe Vitus Ara meninggal dunia akibat didera penyakit Hepatitis B, sesaat setelah ia dilantik.

Selama almarhum Vitus sakit, urusan Kepemerintahan Desa Ngegedhawe diambilalih oleh Sekretaris Desa Ngegedhawe Ferdinandus Jumat.

Sebelumnya, almarhum Vitus terpilih menjadi Kepala Desa Ngegedhawe menggantikan almarhum Stanislaus Judha dan almarhum Donatus Ju yang juga meninggal dalam tugas.

Stanislaus Judha meninggal secara mendadak saat sedang mengikuti masa orientasi di Jakarta, pada tahun 2015 lalu.

Sedangkan Donatus Ju meninggal dunia diduga akibat diseruduk mobil Gaspar Jawa Kadis Koperindag dan UKM Kabupaten Nagekeo.

Kepada ketiga almarhum, Bupati  Don memberikan ucapkan terima kasih atas segala karya dan tugas yang telah dilakukan di Desa Ngegedhawe.

“Saya juga ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada ketiga almarhum Kepala Desa Ngegedhawe, Bapak Donatus Ju, Bapak Stanislaus Judha, dan Bapak Vitus Ara dan kepada keluraga. Bahwa tanpa mereka bertiga, kita belum sampai pada situasi seperti hari ini,” katanya.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

Nagekeo
Previous ArticleAlak dan Oesapa Terpilih Sebagai Kelurahan Bersih Narkoba
Next Article Bupati SBS Tepis Isu Malaka Juara Korupsi di NTT

Related Posts

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Isno Baco Ajak Warga Desa Pinggang Berpolitik “Riang Gembira” pada Pilkades 2026

2 Juni 2026

Maju Pilkades Loce, Wilibrodus Rian Usung Penguatan Pertanian hingga Wisata Budaya

1 Juni 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.