Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 132/BS saat membantu warga suku Lucibein, memindahkan tulang-belulang leluhurnya di tempat pemakaman baru, Kamis (14/11/2019) (Foto: Frido Umrisu Raebesi/ Vox NTT)
alterntif text

Betun, Vox NTT- Para anggota TNI dari Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 132/BS ikut membantu dalam prosesi adat pemindahan tulang belulang Suku Licebein, Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, Kamis (14/11/2019).

Keterlibatan anggota Pos Auren itu dikabarkan sebagai bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat, terutama kepada warga binaanya.

Komandan Pos (Danpos) Auren Letda Arh Gani Yostama mengaku, pihaknya turut membantu barawal dari laporan masyarakat bahwa akan ada prosesi adat pemindahan tulang belulang Suku Licebein.

Ia kemudian bersama 4 orang anggotanya yakni Praka jesi, Praka Super, Pratu Junaidis, Pratu Aidil langsung menuju lokasi acara pemindahan makam dengan didampingi sejumlah masyarakat adat.

“Kegiatan prosesi pemindahan tulang belulang ini sebagai bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat,” kata Yostama kepada VoxNtt.com di lokasi acara adat.

Menurut dia, prosesi adat ini bukan hanya sekadar kegiatan keluarga atau suku saja.

Namun di balik itu, prosesi adat merupakan suatu usaha untuk menjunjung tinggi jasa para pahlawan.

Sebab, sebagian besar dari tulang belulang tersebut diambil dari makam para pahlawan yang selama ini telah berjuang mengorbankan jiwa dan raganya untuk menjaga keutuhan wilayah NKRI.

Yostama mengatakan, tujuan pemindahan tulang belulang ini adalah untuk ditempatkan di pemakaman baru yang sudah disiapkan. Pemakaman baru ini akan dijadikan situs kompleks makam suku.

Sementara itu, Kepala Desa Alas Selatan Yosep Bere mengucapkan terima kasih kepada anggota Pos Auren Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 132/BS yang sudah membantu dalam prosesi pemindahan tulang belulang keluarga Suku Licebein ke makam yang baru.

“Dengan adanya kehadiran Bapak TNI di sini, kami masyarakat sangat senang dan sangat terbantu dalam prosesi pemindahan tulang,” ucap Yosep Bere.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba