Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Kapolres TTU Benarkan Adanya Laporan Persetubuhan Anak Bawah Umur di Oeolo
HUKUM DAN KEAMANAN

Kapolres TTU Benarkan Adanya Laporan Persetubuhan Anak Bawah Umur di Oeolo

By Redaksi26 November 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolres TTU AKBP Nelson Felipe Dias Quintas, S.I.K saat ditemui wartawan di ruang kerjanya beberapa waktu lalu (Foto: Zona Nusantara.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Kapolres TTU AKBP Nelson Felipe Dias Quintas membenarkan jika pihaknya telah menerima pengaduan terkait dugaan persetubuhan anak di bawah umur yang terjadi di Desa Oeolo, Kecamatan Musi, Minggu (24/11/2019).

Laporan polisi dibuat oleh Bunga (14)-bukan nama sebenarnya-selaku korban dan YOT yang merupakan pelajar SMA selaku terduga pelaku. Laporan diterima oleh pihak Kepolisian Resort TTU, Senin (25/11/2019).

“Ia benar kita sudah terima laporannya kk (kakak),” tutur AKBP Nelson saat dikonfirmasi VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp, Selasa (26/11/2019).

AKBP Nelson menjelaskan, saat ini pihaknya baru mengambil keterangan dari Bunga selaku korban.

Ia pun berencana untuk segera melakukan pemeriksaan saksi-saksi.

“Kita baru ambil keterangan dari pelapor, rencananya kita akan segera melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, YOT pelajar salah satu SMA asal Desa Oeolo, Kecamatan Musi terpaksa harus berurusan dengan Polisi.

YOT diadukan ke Polres TTU, Senin (25/11/2019), lantaran diduga telah menyetubuhi Bunga (14) yang masih berstatus pelajar SMP, Minggu(24/11/2019).

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Kapolres TTU Polres TTU TTU
Previous ArticleSejumlah Kelompok Tani di Malaka Dapat Bantuan Traktor dari Pemprov NTT
Next Article Kesadaran Warga TTU Bayar Pajak Ranmor Dinilai Masih Rendah

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Penyidik Polresta Kupang Dinilai Tak Berani Periksa Tim SPPG Polda NTT

3 Maret 2026

Polres Manggarai Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dan Kekerasan di Langke Rembong

2 Maret 2026
Terkini

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.