Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Kesadaran Warga TTU Bayar Pajak Ranmor Dinilai Masih Rendah
HUKUM DAN KEAMANAN

Kesadaran Warga TTU Bayar Pajak Ranmor Dinilai Masih Rendah

By Redaksi26 November 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
KBO Satlantas Polres TTU Ipda Wayan Suardika dan petugas dari Badan Pengelolaan Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi NTT wilayah Kabupaten TTU sementara memeriksa kelengkapan dokumen salah satu pengendara motor dalam operasi yang digelar di KM 7 Sasi, Selasa, 26 November 2019 (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Kesadaran warga Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) untuk membayar pajak kendaraan bermotor dinilai masih rendah.

Hal itu terbukti dengan banyaknya pengendara kendaraan bermotor, baik roda dua maupun empat yang terjaring dalam operasi gabungan yang digelar oleh Satlantas Polres TTU dan Badan Pengelola Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi NTT wilayah Kabupaten TTU sejak awal November lalu.

“Operasi ini digelar karena banyak masyarakat TTU yang belum sadar untuk bayar pajak kendaraan bermotor,” jelas KBO Satlantas Polres TTU Ipda Wayan Suardika saat ditemui VoxNtt.com di sela-sela operasi gabungan yang digelar di KM 7, Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Selasa (26/11/2019).

Ipda Wayan menuturkan, berdasarkan informasi, pihak Badan Pengelola Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi NTT wilayah Kabupaten TTU sejauh ini sudah turun langsung ke rumah warga untuk melakukan penagihan pajak kendaraan bermotor. Namun ternyata tidak diindahkan.

Sehingga, jelas Ipda Wayan, pihaknya diminta bantuan untuk bersama-sama melakukan operasi guna melakukan penagihan pajak.

“Sejak awal November hingga saat ini kita sudah lakukan 8 kali operasi dari total 9 kali Opera yang direncanakan,” katanya.

Pantauan VoxNtt.com di lokasi operasi di KM 7 Sasi, para pengendara yang kedapatan belum membayar pajak diminta untuk membayar pajak saat itu juga.

Bagi yang belum membayar pajak saat itu, motor ataupun mobil milik pengendara dibawa untuk diamankan di Mapolres TTU.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Polres TTU TTU
Previous ArticleKapolres TTU Benarkan Adanya Laporan Persetubuhan Anak Bawah Umur di Oeolo
Next Article Sempat Diskorsing, DPRD dan Pemkab TTU Akhirnya Kembali Bersidang

Related Posts

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026
Terkini

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Rakerprov KONI NTT Matangkan Persiapan PON 2028

18 Juli 2026

Bersama Senja: Antologi Puisi Cantikan Christiany Dapa

18 Juli 2026

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.