Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»DPRD Minta Bupati Ende Perhatikan Nasib Tenaga Medis Honorer
KESEHATAN

DPRD Minta Bupati Ende Perhatikan Nasib Tenaga Medis Honorer

By Redaksi1 Desember 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Ende H. Djafar H. Achmad sedang memukul gong pada acara HKN 2019 di Siper Ende yang didampingi Wakil Ketua DPRD Ende Emanuel Erikos Rese (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Anggota DPRD Ende, Vinsen Sangu menyentil perhatian pemerintah terutama terhadap kesejahteraan tenaga medis honorer.

Menurut dia, masih banyak yang ditemukan di pelosok Kabupaten Ende, para tenaga medis honorer yang belum diperhatikan oleh pemerintah.

Tenaga honorer, baik bidang kesehatan maupun pendidikan, menurut Vinsen, ialah pahlawan yang juga merupakan tanggung jawab pemerintah.

Sebab, mereka juga turut bekerja dan membantu daerah baik dalam urusan kesehatan maupun sumber daya manusia.

“Untuk itu pak Bupati, tolong perhatikan juga mereka. Mereka (honorer) adalah pahlawan daerah dan tidak boleh diabaikan,” kata Vinsen, Ketua Komisi III saat acara Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 di Prodi Keperawaan, Akper Ende, Sabtu (30/11/2019) pagi.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Ende telah berjanji untuk menempatkan tenaga medis non PNS di Rumah Sakit Pratama, Tanali, Kecamatan Wewaria.

Rumah sakit tersebut dibangun untuk melayani masyarakat di wilayah utara, Kabupaten Ende. Selama masa kampanye Paket MJ jilid 2, tenaga honorer diberi harapan dengan menempatkan di rumah sakit tersebut.

Dengan itu, Vinsen mengharapkan agar proses pengerjaan rumah sakit tersebut segera diselesaikan untuk dapat difungsikan oleh masyarakat.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, dr. Muna Fatma menyatakan bahwa RS tersebut akan beroperasi pada Tahun 2020.

Pernyataan ini melenceng dari sikap pemerintah sebelumnya yang disebutkan beroperasi pada tahun ini.

“Untuk para honorer yang bekerja di Rumah Sakit Umum Ende untuk bersiap-siap pindah ke Rumah Sakit Pratama. Nah, nanti tidak semua honorer, ada juga beberapa orang PNS yang juga akan mengisi tugas disana,” kata Muna saat sambutan HKN 2019 di Akper Ende.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Bupati Ende DPRD Ende Ende
Previous ArticlePuncak Nilo-Maumere, Tempat Anda Merenungkan Segala Masalah Sambil Berdoa
Next Article Ini Isi Berita Acara Kesepakatan Proyek Jalan Lingkar Luar Kota Borong

Related Posts

Keluarga Selviana Tijung Adukan Kematian Ibu Hamil ke DPRD Manggarai Timur

6 September 2026

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026
Terkini

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026

Pekan Depan, Janda Muda Asal Ngada Jalani Sidang Perdana Dugaan Pencemaran Nama Baik

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.