Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Video Pendeknya Raih Penghargaan Kominfo RI, Staf Bapelitbang Sikka: Saya Dicambuk
Regional NTT

Video Pendeknya Raih Penghargaan Kominfo RI, Staf Bapelitbang Sikka: Saya Dicambuk

By Redaksi17 Desember 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Maria Kristina I.R. Da Gama, peraih penghargaan video pendek dari Kominfo RI (Foto: Are/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Video Pendek karya ASN pada Badan Perencanaan dan Litbang (Bapelitbang) Sikka meraih penghargaan dari Kominfo RI. ASN di balik video tersebut adalah Maria Kristina I.R. Da Gama.

Video berjudul ‘Satu Indonesia’ tersebut masuk dalam kategori 7 video pilihan.

“Saya merasa dicambuk untuk bisa lebih berkreasi dalam kaitan dengan tugas sebagai ASN,” ujar Tin kepada VoxNtt.com di Bapelitbang Sikka pada Jumat (13/12/2019).

Salah satu adegan video pendek ASN di Sikka dengan judul ‘Satu Indonesia’ (Sumber: YouTube.com)

Lomba video ini diselenggarakan oleh Kominfo RI bekerja sama dengan GPR TV dan Indonesia Baik untuk dua kategori yakni ASN dan Umum. Juri memilih 3 video utama dan 7 video pilihan.

Dalam video berdurasi 2:14 detik tersebut Kristin menyajikan kondisi warga Flores dan NTT yang meski berada di pelosok jauh namun bisa berbahasa Indonesia dengan baik.

“Keberagaman etnik dan bahasa tidak menjadi penghalang karena ada Bahasa Indonesia yang menyatukan kita. Itu sebabnya baik tua muda, kecil besar di kota atau pun di desa kita bisa berbahasa Indonesia,” terang istri dari Emanuel Iskar tersebut.

Kristin mengaku telah meminta izin terlebih dahulu kepala Kepala Bapelitbang untuk ikut serta dalam kompetisi tersebut. Berkat videonya, Kristin akan mendapatkan piagam penghargaan dan uang hadiah.

Sementara itu, ditanya terkait ASN yang ideal, Kristin yang masih berstatus CPNS tersebut berpendapat sama saja dengan bekerja di swasta.

“Kuncinya adalah jujur dan bertanggungjawab,” tegas lulusan STIE Perbanas Jakarta ini.

Penulis: Are De Peskim

Editor: Irvan K

Sikka
Previous ArticleBMPS: Kepala Sekolah dan Guru Mesti Berubah
Next Article PSN Ngada Kena Sanksi, Presiden Jokowi Diminta Hukum Panitia Liga 3 Nasional

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.