Julian Diaz, kontestan MasterChef Indonesia asal NTT (Foto: Dok. Pribadi)
alterntif text

Maumere, Vox NTT- Sampai dengan 2019, MasterChef Indonesia telah memasuki musim ke-6. Kali ini, ajang pencarian bakat bagi para jagoan masak tersebut menghadirkan cerita tersendiri bagi orang Nusa Tenggara Timur (NTT).

Untuk pertama kalinya, ada konstentan asal NTT dalam ajang yang ditayangkan di salah satu stasiun swasta tersebut.

Dialah Julian Diaz. Pemilik nama lengkap Emanuel Francesco Julian Diaz ini baru lolos ke babak selanjutnya pada Sabtu (21/12/2019) lalu, setelah mendapatkan 3 ‘Yes’ dari 3 juri.

Julian Diaz adalah anak dari pasangan Arnoldus Yansen Diaz dan Vony Oktavia Saputra. Ayahnya blasteran Larantuka-Maumere. Sementara sang ibu berasal dari Surabaya.

Julian menghabiskan masa kecil di Maumere. Pendidikan Sekolah Dasar dilaluinya di SDK Bhaktiyarsa Maumere. Pendidikan Menengah Pertama dijalaninya di SMPK Frater Maumere.

Setelah itu, Julian melanjutkan ke SMK Mater Amabilis Surabaya dengan mengambil jurusan Tata Boga. Sempat menempuh pendidikan tinggi, pemuda 21 tahun ini akhirnya pulang ke Maumere dan membuka tempat makan yang diberi nama Dapur Sambal di Jl. El Tari Maumere.

Ditemui di Resto 78 pada Jumat (27/12/2019) malam, Julian mengaku suka memasak sejak SD. Bahkan dirinya sendiri memilih masuk jurusan Tata Boga.

Ada alasan tersendiri dirinya ikut ajang MasterChef Indonesia.

“Saya ingin menguji kemampuan saya dalam memasak,” ujar pemuda bertato tersebut.

Pada sesion sebelumnya, Julian memasak menu kuliner NTT yakni lawar dan ikan tuna bakar plus pisang.

“Saya pakai bumbu lokal termasuk minyak kelapa dan bukan minyak sawit,” terangnya.

Chef Juna yang terkenal dengan komentar pedas pun mengaku bersedia menghabiskan sepiring olahan lawar dan ikan karya Julian.

Dari 60 peserta sampai dengan saat ini tersisa 25 kontestan.

Penulis: Are De Peskim
Editor: Ardy Abba