Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Seorang Pria Tewas Tenggelam di Perairan Pota
HUKUM DAN KEAMANAN

Seorang Pria Tewas Tenggelam di Perairan Pota

By Redaksi28 Desember 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jasad korban tiba di rumahnya (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Seorang pria ditemukan tewas di perairan Pota,  Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Sabtu (28/12/2019).

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, pria itu bernama Yusin Usman (45). Dia bekerja sebagai seorang nelayan.

Diduga korban meninggal akibat terlilit senar pancingan sendiri. Senar itu ditarik oleh ikan tuna ke dalam air laut dengan kedalaman sekitar 50 meter, sehingga korban kehabisan oksigen dan meninggal.

Senar pancingan yang digunakan oleh korban  bermerek Dolpin warna biru nomor 200.

Kronologis

Sekira pukul 03.00 Wita, korban bersama Tora (35)  Husni (32), Sahbudin (30), Kahar Idris (35) dan Murtalib (47) pergi memancing ikan tuna di rompon milik Ahmadi yang berada di perairan laut Pota.

Mereka pergi menggunakan perahu motor masing-masing. Saat tiba di rompon, mereka melakukan aktivitas memancing secara terpisah.

Saat sedang memancing ikan, sekira pukul 09.00 Wita, tiba-tiba Tora melihat ada tangan yang terangkat dari dalam air laut.

Dia pun langsung mendekatinya. Setelah tiba di lokasi itu Tora memanggil sahabatnya dan berinisiatif menarik senar tersebut.

Saat menarik senar tersebut mereka menemukan korban sudah tak bernyawa lagi.

Mulut dan hidung korban mengeluarkan busa. Bahkan tangan kanan dan jari tengah tangan kanan terikat oleh tali senar pancing miliknya.

Pukul 11.30 Wita jenazah korban tiba di rumah.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Matim
Previous ArticleCatatan Akhir Tahun: Nasib Guru di NTT antara Untung dan Buntung
Next Article Julian Diaz, Kontestan MasterChef Pertama asal NTT

Related Posts

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Mantan Kadis DP3AKB Manggarai Timur Diperiksa Kejari Manggarai Terkait Dugaan Korupsi Anggaran

22 Juni 2026

Kasus Dugaan Korupsi RSU Undana Kupang Naik ke Tahap Penyidikan

18 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.