Akibat angin Kencang dan cuaca buruk, Gardu milik PLN di Kecamatan Keo Tengah (Maunori) tumbang (Foto: Dok. PLN ULP Bajawa)
alterntif text

Mbay, Vox NTT-Perusahaan Listrik Negara (PLN), Unit Layanan Pelanggan Bajawa, Kabupaten Ngada terus memperbaiki kerusakan jaringan listrik akibat pohon tumbang.

Sudah tiga hari sejak 10 Januari 2020, pelanggan PLN di Kabupaten Ngada hidup dalam listrik. Listrik di wilayah itu terpaksa dipadamkan karena cuaca buruk.

Manajer PLN Bajawa Vinsentius Rembo, yang saat dikonfirmasi VoxNtt.com, Senin (13/01/2020), mengatakan pemadaman listrik di beberapa wilayah di Kabupaten Ngada disebabkan oleh gangguan jaringan karena kabel pengantar arus tertimpa pohon.

Pohon tumbang terjadi setelah angin kencang dan cuaca buruk melanda wilayah itu beberapa hari terakhir.

Gangguan jaringan terdapat di beberapa titik seperti di wilayah Menge, Soa, Were, Golewa, Wolomeze, Wawo Wae hingga ke daerah Maunori.

Menurut Rembo, petugas teknis PLN Bajawa telah bergerak menuju lokasi untuk memperbaiki jaringan listrik yang rusak.

Ia berkomitmen, akan segera menyalurkan kembali aliran listrik ke pelanggan setelah gangguan teratasi.

Rembo juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang mengalami dampak dari pemadaman ini.

Dia berharap kepada seluruh masyarakat agar segera melaporkan ke PLN, serta mengizinkan pihaknya untuk menebang pohon bila berpotensi mengganggu sistem jaringan PLN.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba