Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»GMPPB Minta Jokowi Batalkan Pembangunan Dermaga Peti Kemas di Rangko
Regional NTT

GMPPB Minta Jokowi Batalkan Pembangunan Dermaga Peti Kemas di Rangko

By Redaksi20 Januari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
GMPPB saat menggelar aksi di depan Kantor Bupati Manggarai Barat, Senin (20/01/2020) (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Gerakan Masyarakat Peduli Pelabuhan Bari (GMPPB) menggelar aksi unjuk rasa di Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (20/01/2020).

Sebagai informasi, aksi unjuk rasa ini bertepatan dengan agenda kunjungan Presiden Joko Widodo di Labuan Bajo.

Salah satu orator Ladis Jeharun meminta Presiden Jokowi agar segera membatalkan pembangunan Dermaga Peti Kemas atau Niaga di Rangko.

“Pak Jokowi masyarakat wilayah Bari sangat merindukan perubahan. Karena itu kami meminta agar pembangunan dermaga ini segera dibangun di Bari,” pinta Ladis dalam orasinya.

GMPPB saat menggelar aksi di depan Kantor DPRD Manggarai Barat, Senin (20/01/2020) (Foto: Sello Jome/Vox NTT)

Ia menyatakan, GMPPB secara tegas menolak pembangunan dermaga Peti Kemas atau Niaga di Rangko.

Mereka meminta agar pemerintah segera membangun dermaga Peti Kemas atau Niaga di tempat yang sudah disetujui yaitu di Bari.

Bari, kata Ladis, sudah dinyatakan sangat layak oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan tim survei pemerintah pusat.

“Kami menolak memindahkan pembangunan dermaga Peti Kemas atau Niaga yang semula direncanakan di Labu Liang Desa Bari Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat pindah ke tempat lain yakni di Rangko atau Menjerite,” tegasnya.

Ladis menyebut, pembangunan dermaga Peti Kemas atau Niaga yang akan dibangun di Bari merupakan kabar gembira yang diterima oleh masyarakat di wilayah itu.

Namun seiring berjalannya waktu, kabar gembira tersebut mulai redup dengan kabar bahwa pembangunan dermaga Peti Kemas atau Niaga akan dibangun di Rangko.

Baca: Esok, GMPPB Gelar Aksi di Labuan Bajo

Sebab itu, ia meminta kepada Presiden Jokowi agar segera membatalkan pembangunan Dermaga Peti Kemas atau Niaga di Rangko.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Jokowi Labuan Bajo Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleTindakan Oknum Polantas Polresta Kupang Mencoreng Nama Baik Polisi
Next Article Siswa SMK Cinta Damai Matim Diminta ke Norwegia

Related Posts

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.