Proses evakuasi jasad Ansar oleh tim gabungan (Foto: Basarnas Mabar)
alterntif text

Labuan Bajo, Vox NTT- Naas menimpa Ansar (31). Nelayan asal Desa Papagarang yang ditemukan tewas mengapung
di perairan Pulau Rinca, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Minggu (09/02/2020).

Korban dilaporkan meninggal dunia di dalam perahunya yang tenggelam.

Koordinator Pos SAR Mabar Edi Suryono mengaku, pihaknya menerima laporan penemuan jasad Ansar sekitar pukul 15.10 Wita.

Atas laporan itu kata Edi, Tim gabungan Basarnas, anggota Polres Mabar, Pol Air Mabes, dan Pol Air NTT yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Mabar Iptu Ridwan langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP).

Tim gabungan sampai di TKP sekitar pukul 16.15 Wita. Di sana, mereka kemudian melakukan evakuasi jasad Ansar.

Setelah dievakuasi kata Edi, korban dilakukan identifikasi di atas alat Rigid Inflatable Boat (RIB) Basarnas. Ia diperiksa oleh tim identifikasi Polres Mabar dan perawat dari Pustu Desa Pasir Panjang.

“Usai diidentifikasi tim gabungan mengantar korban yang meninggal ke Pulau Papagarang,” katanya.

Edi menjelaskan, sebelum diserahkan kepada pihak keluarga, jenazah Ansar kembali dilakukan identifikasi lanjutan.

“Setelah diidentifikasi lagi, korban langsung diserahkan kepada keluarga,” lanjutnya.

Dari keterangan yang didapat dari anak korban Lulu (12), kata dia, korban pergi ke Pulau Rinca untuk membeli es batu.

“Pukul 07.30 wita korban ke Pulau Rinca mengunakan Perahu Nyamba dan membawa cumi basah hasil tangkapan malam hari. Maksud dan tujuan dari korban pergi ke Pulau Rinca untuk membeli es batu untuk cumi tangkapan,” tutup Edi

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba