Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Diskominfo Berencana Pasang CCTV dalam Kota Ende
Regional NTT

Diskominfo Berencana Pasang CCTV dalam Kota Ende

By Redaksi12 Februari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Ende Siprianus Rete sedang menjelaskan konsep smart city (Foto: Ian Bala/VoxNTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Ende mulai berencana untuk memasang Closed Circuit Television (CCTV) dalam kota.

Pemasangan televisi sirkuit tertutup tersebut dimaksud untuk mempertinggi efisiensi pengawasan aktifitas publik.

Kepala Dinas Kominfo Ende Siprianus Rete menuturkan, pemasangan CCTV yang baru direncanakan tersebut untuk mendukung program pemerintah tentang smart city.

Wilayah kota akan terintegrasi teknologi informasi dan komunikasi dalam tata kelola sehari-hari.

“Tentu untuk memonitoring seluruh aktifitas kota. Rencana pada titik strategis, di pasar, pelabuhan, terminal dan beberapa titik di persimpangan, juga di kantor pemerintahan,”ucap Sipri kepada wartawan di Ende, Rabu (12/02/2020) pagi.

Ia mengatakan, pada setiap badan dinas pemerintahan juga akan dibangun infrastruktur teleconference. Hal itu untuk memudahkan koordinasi jarak jauh dalam proses pelayanan terhadap masyarakat.

Untuk mendukung program smart city itu juga pihaknya berencana akan membuka aplikasi pengaduan pada beberapa titik sentral.

Aplikasi pengaduan juga nantinya akan tersambung dengan pemerintahan tingkat desa.

“Nanti pusat pengaduan disesuaikan. Yang paling penting bahwa pengaduan masyarakat langsung diterima oleh Bupati, Sekda, para asisten dan Kominfo,”ucap Sipri.

Ia menegaskan bahwa semua rencana tersebut disampaikan karena pihaknya telah menggelar studi tiru di Banyuwangi dan Semarang beberapa waktu lalu.

“Ini adalah program tetap sebenarnya dari RPJMD Bupati. Target kan lima tahun program smart city ini selesai. Kan dianggarkan 17 Miliar,”katanya.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende
Previous ArticleBandara Aroeboseman Ende Diperluas, Otoritas akan Gelar Bersih-bersih Lahan
Next Article Wagub NTT Minta Lakukan Penelitian Terhadap Kekayaan Alam yang Bernutrisi Tinggi

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026
Terkini

Pemkab Manggarai Pastikan Kesehatan Peserta MPA PMKRI

18 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Rakerprov KONI NTT Matangkan Persiapan PON 2028

18 Juli 2026

Bersama Senja: Antologi Puisi Cantikan Christiany Dapa

18 Juli 2026

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.