Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Baru Sebulan Selesai Kerja, Lapen di Kota Komba Sudah Rusak
HEADLINE

Baru Sebulan Selesai Kerja, Lapen di Kota Komba Sudah Rusak

By Redaksi18 Februari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi Lapen di Dusun Ritapada menuju Mbaununuk, Desa Gunung, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) sudah rusak di beberapa titik (Foto: Lexi Antara)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong , Vox NTT- Pembangunan jalan Lapisan Penetrasi Macadam (Lapen) di Dusun Ritapada menuju Mbaununuk, Desa Gunung, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) sudah rusak di beberapa titik.

Kondisi aspal di jalan tampak sudah pecah dan terkupas. Kondisinya pun hingga kini memprihatinkan.

Padahal, proyek Lapen tersebut baru selesai dikerjakan sekitar satu bulan yang lalu.

“Kondisi tersebut parah di beberapa titik. Terlebih jalan yang tembus ke Elar Selatan,” ujar Lexi Antara, warga Dusun Ritapada, Desa Gunung kepada VoxNtt.com, Senin (17/02/2020) malam.

Lexi pun mengeluhkan kualitas aspal Dusun Ritapada menuju Mbaununuk yang dinilai dikerjakan asal jadi itu.

“Baru satu bulan dikerjakan kondisinya menyedihkan, kualitasx tidak terjamin,” ujarnya.

Oleh karena itu, Lexi meminta dinas terkait untuk turun lansung ke lokasi proyek guna mengecek kualitas jalan yang sudah rusak parah.

Kondisi Lapen di Dusun Ritapada menuju Mbaununuk, Desa Gunung, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) sudah rusak di beberapa titik (Foto: Lexi Antara)

Parahnya menurut dia, di lokasi tidak terlihat papan informasi proyek. Sehingga, masyarakat kesulitan untuk mengetahui informasi pekerjaan, baik anggarannya maupun kepemilikan proyek.

“Jalan yang rusak parah itu milik pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, ” katanya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Lapen Dinas PUPR Matim Anton Dartopo berjanji akan berkoordinasi dengan rekannya yang mengurus Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Siap kae (kakak)…sy cb (saya coba) koordinasi dengan tmn yg (teman yang) urus DAK e om….mksh om,” tulis Anton singkat saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp-nya.

KR: L. Jehatu
Editor: Ardy Abba

Dinas PUPR Matim Matim
Previous ArticleTahun Ini DPRD Matim Perketat Pengawasan Proyek
Next Article Bawa Babi, Warga Desa Oenenu Selatan Datangi Kejari TTU

Related Posts

Mahasiswa Jakarta Gelar Aksi Peduli Gempa Flores NTT

19 Agustus 2026

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026

PDI Perjuangan Manggarai Timur Dirikan 22 Dapur Umum untuk Korban Gempa Flores

18 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.