Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tahun Ini DPRD Matim Perketat Pengawasan Proyek
Regional NTT

Tahun Ini DPRD Matim Perketat Pengawasan Proyek

By Redaksi17 Februari 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wakil Ketua II DPRD Matim, Damu Damianus (Foto: Sandy Hayon/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-DPRD Manggarai Timur (Matim) berkomitmen memperketat fungsi pengawasan terlebih khusus bidang infrastuktur yang bakal dikerjakan pada tahun 2020 ini.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua II DPRD Matim Damu Damianus kepada VoxNtt.com, Senin (17/02/2020) pagi.

“Alokasi proyek fisik untuk APBD tahun anggaran 2020 kami jajaran DPRD berkomitmen untuk pantau sesuai dengan kewenangan yang ada pada kami,” ujarnya.

Dia menegaskan, selama proyek fisik itu dalam jadwal pelaksanaan pekerjaannya di lapangan, dewan siap dan rutin melakukan monitoring dengan harapan kualitasnya mengikuti spek yang diinginkan.

“Itu ade (adik) niat dan semangat kami di dewan,” tukas kader Partai Perindo itu.

Dami juga berujar, dewan sudah berulang kali menegaskan kepada Dinas PUPR, baik saat monitoring ke lapangan maupun disampaikan dalam pandangan fraksi terkait lemahnya pengawasan teknis di lapangan.

Bahkan pihaknya meminta untuk menempatkan tenaga pengawas yang berkualitas, juga selalu berada di lapangan.

“Karena yang kita lihat di lapangan masih seperti itu. Namun terkesan tidak dihiraukan,” kata pria kelahiran 23 Oktober 1964 itu.

Terkait beberapa proyek yang sebelumnya diawasi oleh Dinas PUPR, Dami pun menyarankan agar menggunakan konsultan pengawas.

“Sehingga kita bisa saling mengawasi. Dengan demikian akan memperkecil peluang untuk abaikan kualitas pekerjaan sesuai yang diharapkan,” imbuhnya.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

DPRD Matim Manggarai Timur Matim
Previous ArticleKasus DD Manamas, Kejari TTU Banding Putusan Pengadilan Tipikor Kupang
Next Article Baru Sebulan Selesai Kerja, Lapen di Kota Komba Sudah Rusak

Related Posts

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026
Terkini

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.