Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»KPU Manggarai Lantik 60 PPK untuk Pilkada Tahun 2020
Pilkada

KPU Manggarai Lantik 60 PPK untuk Pilkada Tahun 2020

By Redaksi29 Februari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota PPK Pilkada Manggarai saat hendak mengikuti Pelantikan, Sabtu (29/02/2020)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manggarai resmi melantik 60 Panitia Ad Hoc Panititia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pilkada serentak tahun 2020.

Pelantikan tersebut dilaksanakan di Aula MCC Ruteng, Sabtu (29/02/2020).

Pelantikan tersebut dalam rangka persiapan pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Tahun 2020.

KPU Kabupaten Manggarai melantik 60 orang dengan alokasi 5 orang setiap kecamatan di Kabupaten Manggarai.

Salah satu Komisioner KPU Provinsi NTT, Fransiskus V. Dias, menjelaskan pelantikan tersebut setelah melewati berbagai proses perekrutan sesuai dengan ketentuan Undang-undang.

Mulai pengumpulan berkas, pelaksanaan tes tertulis, tes wawancara sampai pada tanggapan masyarakat terhadap anggota PPK terpilih.

Ia berharap agar PPK terpilih bisa menjalankan tugas dengan baik dan berkualitas, serta mempunyai integritas yang tinggi dan independen.

“Kita berharap, setelah dilantik jadi PPK maka mereka juga harus bekerja dalam frame regulasi yang sudah diatur. Tidak boleh lagi bekerja yang bertentangan dengan regulasi,” ungkapnya kepada VoxNtt.com usai kegiatan pelantikan.

“Aspek integritas, kemandirian, independensi harus dijaga. Karena bagaimanapun mereka bekerja ini dibiayai oleh daerah, sehingga mereka harus mampu mempertanggungjawabkan itu kepada daerah,” tambahnya lagi.

Selain itu Fransiskus meminta, harus adanya transparansi dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara.

“Harus terbuka, segala sesuatu itu harus dipublikasikan kepada publik, untuk diketahui,” ungkapnya.

Penulis: Pepy Kurniawan
Editor: Ardy Abba

KPU Manggarai Manggarai
Previous ArticleFredi Mui: Festival Lembah Kopi Colol Langkah Awal yang Baik
Next Article Sajak Mea Culpa-Antologi Puisi Ischo Frendino

Related Posts

Pegadaian Bantu Renovasi SD Negeri 1 Reo yang Rusak akibat Gempa

5 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026
Terkini

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026

Pekan Depan, Janda Muda Asal Ngada Jalani Sidang Perdana Dugaan Pencemaran Nama Baik

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.