Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Fredi Mui: Festival Lembah Kopi Colol Langkah Awal yang Baik
Ekbis

Fredi Mui: Festival Lembah Kopi Colol Langkah Awal yang Baik

By Redaksi29 Februari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota DPRD Provinsi NTT, Fredi Mui
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Anggota DPRD Propinsi NTT, Inosensius Fredi Mui, meyakini Festival Lembah Kopi Colol yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur sebagai langkah awal yang baik dalam mengangkat keunggulan komoditi daerah itu.

Menurut Fredi, demikian disapa, festival ini harus mengarah pada sebuah grand design yang besar, tidak hanya sampai pada kuantitas dan kualitas produksi, tetapi juga pada kemasan yang baik serta mudah didapatkan di pasar.

“Ketersediaan kopi Colol secara berkelanjutan tentu berdampak pada petani kopi pada kepastian ketersediaan pasar dengan harga yang kompetitif,” tutur politisi Partai NasDem itu kepada VoxNtt.com Rabu (26/02/2020).

Selain itu, kawasan Colol dan sekitarnya, lanjut Fredi, harus masuk dalam perda Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Matim sebagai sentral tanaman kopi.

Fredi juga berharap Pemda Matim dapat menyusun Perda Perlindungan Lahan Kopi yang berkelanjutan. Tujuannya agar kawasan ini tidak diperkenankan untuk alih fungsi lahan.

Enu Monika, putri pariwisata Manggarai Timur sedang membuat kopi khas Colol (Foto: Ist)

Untuk diketahui, pemda Matim telah melakukan sosialisasi sebagai tahap persiapan festival yang dilaksanakan di Aula Paroki St. Petrus Colol, Biting, Kecamatan Poco Ranaka Timur, Minggu, (23/02/2020) lalu.

Bupati Matim, Agas Andreas, kepada VoxNtt.com mengatakan, salah satu persiapan yang penting dalam menyukseskan kegiatan itu yakni anggaran.

Dikatakan, anggaran untuk kegiatan ini sebenarnya tidak banyak.

“Hanya Rp 200.000.000. Aggaran itu diambil dari APBD II,” tutur Bupati Agas.

Tugu peringatan perang Colol melawan Bima-Belanda. Tugu ini terletak di puncak sebuah bukit di desa Colol (Foto: Dok.VoxNtt.com)

Setelah menyediakan anggaran, langkah selanjutnya yakni rapat koordinasi. Rapat dimaksud, tidak sekadar rapat dengan masyarakat, tetapi juga rapat dengan seluruh stakeholders yang ikut berperan.

“Kita juga rapat di Pusat, di Jakarta. Tim dari Jakarta sudah ke sini untuk mengidentifikasi, seperti apa sih wisata kopi Colol,” katanya.

Saat ini, lanjut bupati Agas, persiapan sudah mencapai 60 persen. Pemerintah dan panitia, katanya, sedang mengidentifikasi lokasi Wisata Lembah Kopi Colol khususnya terkait destinasi dan  produk-produk unggulannya. (VoN)

Festival Lembah Kopi Colol Fredi Mui Kopi Colol Kota Kupang
Previous ArticleRibuan Umat di Ruteng Sambut Kedatangan Uskup Baru
Next Article KPU Manggarai Lantik 60 PPK untuk Pilkada Tahun 2020

Related Posts

LBH GAMKI NTT Buka Layanan Konsultasi Hukum Gratis untuk Masyarakat

3 Juni 2026

Kasus Dugaan Penggelapan Dokumen PH Tanah 10 Hektare di Kupang Berakhir Damai

2 Juni 2026

Gubernur NTT Lantik Direksi PT Flobamor dan KIB, Pemprov NTT Tambah Modal

27 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.