Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»KIP Dibuang dalam Tong Sampah Bukan Kejadian Pertama di Mabar
Regional NTT

KIP Dibuang dalam Tong Sampah Bukan Kejadian Pertama di Mabar

By Redaksi6 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kartu Indonesia Pintar yang masih utuh, sisa pembakaran sampah yang ditemukan di Labuan Bajo, NTT (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Ribuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) ditemukan dalam tong sampah di Wae Kesambi, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Kamis (05/03/2020).

Menanggapi itu Sekretaris Dinas PKO Mabar Yeremias Unggas mengaku, KIP dibuang bukan kejadian pertama.

“Sebelumnya juga pernah terjadi. Sepertinya tahun lalu. Orang buang di Kampung Ujung. Semuanya dari Kecamatan Ndoso,” ungkapnya saat dihubungi VoxNtt.com.

Yeremias mengaku tidak mengetahui pasti dari mana datangnya KIP tersebut.

“Aduh ade (adik) saya tidak tahu. Karena bukan kita yang urus KIP tersebut. Kalau data penerima kita ada. Tapi untuk urus bukan di kita,” katanya.

Dia mengatakan akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial terkait hal ini.

“Nanti saya koordinasi dengan Dinas Sosial karena mereka yang urus ini. Syarat-syarat untuk mendapatkan itupun pasti di mereka,” tutupnya.

Sebelumnya, seorang warga Magdalena Elsana Anut mengaku dirinya menemukan sejumlah KIP tersebut di belakang rumah, tepatnya di tempat pembakaran sampah.

“Tadi saya datang dari Golo Welu untuk ikut kegiatan Bimtek anggota PPK esok. Terus saya lihat banyak sekali KIP. Ada yang sudah dibakar, ada juga masih utuh,” ungkap Elsana.

Melihat sejumlah KIP tersebut, ia kemudian berinisiasi mengambil dan menyimpannya.

“Saya tidak tahu dari mana ini. Tapi karena saya lihat masih bagus dan masih berlaku, makanya saya simpan,” lanjutnya.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat PKO Mabar
Previous ArticleKhawatir Virus Corona dari Wisatawan Australia, Ini Penjelasan Lengkap KKP
Next Article Cegah DBD, Bidan Desa dan Dinkes Malaka Lakukan Fogging

Related Posts

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Anggota DPR RI Stevano Rizki Gerak Cepat Bawa Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Kuwus Barat

19 Agustus 2026

Pegadaian Salurkan Sembako hingga Perlengkapan Tidur untuk Warga Terdampak Gempa Flores

17 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.