Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Dikerjakan Tahun 2019, Mengapa Dua Proyek Lapen di Kota Komba Belum PHO?
Regional NTT

Dikerjakan Tahun 2019, Mengapa Dua Proyek Lapen di Kota Komba Belum PHO?

By Redaksi9 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi jalan lapen Waelengga-Mok-Ajang. (Foto: Sandy Hayon/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Hingga kini, dua proyek jalan lapisan penetrasi macadam di Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) belum dilakukan proses provisional hand over (PHO) atau serah terima sementara.

Keduanya yakni, proyek peningkatan jalan Mok-Ajang-Waelengga dan Waelengga-Lete-Ritapada-Sopang Rajong. Padahal dua proyek ini dikerjakan sejak 2019 lalu.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ibrahim Mubarak Mapawa berucap paket itu belum di PHO dan statusnya Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP).

“Beberapa waktu yang lalu tim teknis sudah turun ke lapangan untuk marking kondisi-kondisi yang cacat dan harus diperbaiki oleh rekanan,” ujar Ibrahim saat dikonfirmasi VoxNtt.com, terkait proyek Wae Lengga-Mok-Ajang, Rabu, 19 Februari 2020 lalu.

Dikatakannya, untuk kondisi yang terakhir masih menunggu ketua tim teknis untuk marking kondisi cacat terbaru.

“Kami lakukan pengecekan untuk marking kondisi cacat berkala selama masa pemeliharaan untuk dapat di-follow up rekanan,” imbuhnya.

Menurutnya, pekerjaan yang tersisa pada paket yang dikerjakan Titus Ahas yang juga pemilik Mario Hotel itu, volumenya tidak terlalu banyak. porsinya di bawah 1 % dari keseluruhan nilai kontrak.

“Jadi menurut saya tidak terlalu membutuhkan waktu yang lama, hanya yang menjadi kendala sekarang ini tingkat curah hujan di lokasi cukup tinggi,” jelasnya.

“Untuk yang menjadi hambatan yang sulit untuk pekerjaan aspal karena tidak efisien dan efektif. Prediksi saya bulan Maret sudah masuk musim kering jadi bisa segera diselesaikan,” tambahnya.

Sementara itu, terkait proyek jalan Waelengga-Lete-Ritapada-Sopang Rajong Ibrahim mengatakan memang belum ada aktivitas pengerjaan proyek lantaran terkendala cuaca.

Ruas jalan Wae Lengga-Lete-Ritapada-Sopang Rajong yang rusak. (Foto: Sandy Hayon/Vox NTT)

“Kami masih menunggu cuaca agak kering karena tidak efektif kalau dikerjakan pada musim hujan begini, untuk alat dan material saya sudah cek, ready semua,” katanya kepada VoxNtt.com, Jumat (06/03/2020).

Dia menjelaskan kendala itu sama semua untuk paket-paket pekerjaan lapen yang perlu perbaikan.

“Kalau sudah selesai diperbaiki dan volume sudah dikerjakan semua, ya kita PHO,” imbuhnya.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Dinas PUPR Matim Manggarai Timur Mario Hotel Matim
Previous ArticleKIP Ditemukan di Tempat Sampah, Dinas PKO dan Sosial Mabar Saling Bantah
Next Article Siaga Corona, Lengah Demam Berdarah Memangsa Nyawa

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.