Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Cegah Virus Corona, Mahasiswa Uniflor Bagi 100 Botol Hand Sanitizer kepada Masyarakat
KESEHATAN

Cegah Virus Corona, Mahasiswa Uniflor Bagi 100 Botol Hand Sanitizer kepada Masyarakat

By Redaksi20 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Mahasiswa Uniflor sedang membagikan hand sanitizer kepada masyarakat di Kantor Disdukcapil Ende (Foto: Copy Rigth)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Mahasiswa Univeristas Flores (Uniflor) membagikan 100 botol sampel hand sanitizer kepada masyarakat di Kantor Disdukcapil Ende, Flores, NTT, Jumat (20/03/2020).

Hand sanitizer yang dimanfaatkan sebagai pencegahan penularan virus corona atau Covid-19 tersebut ialah hasil penelitian mahasiswa semester enam Program Studi Pendidikan Fisika kerja sama dengan Program Studi Agroteknologi pada Fakultas Pertanian Unflor.

Mahasiswa berinisiatif hal ini merespon penularan virus corona yang sedang mewabah saat ini.

Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Uniflor, Dr. Laurentius Gadi Djou menyatakan, gerakan moral mahasiswa dalam rangka mengantisipasi kelangkaan hand sanitizer dan disinfektan untuk mencegah penularan Covid-19 pada lingkungan masyarakat.

Inilah contoh hand sanitizer hasil penelitian mahasiswa Uniflor Ende (Foto: Copy Rigth)

Sebab, menurut Laurentius, virus corona telah menjadi pandemi atau wabah yang terjangkit serempak di mana-mana.

“Mahasiswa meneliti, membuat serta membagikan hand sanitizer dan disinfektan untuk mengetuk hati masyarakat bahwa ada yang bisa dilakukan masyarakat tanpa harus menunggu pemerintah,” tutur Laurentius dalam rilis yang diterima VoxNtt.com, Jumat sore.

Laurentius menganjurkan agar masyarakat juga turut serta mencegah wabah yang mematikan tersebut. Bahkan ia meminta masyarakat tidak takut dan tidak cemas serta tetap mengikuti saran dan arahan pemerintah.

Sementara Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Uniflor Dr. Ernesta Leha menjelaskan bahwa produksi hand sanitizer dapat dilakukan secara massal jika ada petunjuk dari pemerintah.

Terhadap penelitian hand sanitizer sebagaimana pilot project tersebut, jelas dia, dilakukan di Laboratorium Fakultas Pertanian sehari sebelumnya. Responsif itu sebagai kepedulian lembaga perguruan tinggi terhadap kesehatan lingkungan.

“Ini sebagai bentuk kepedulian kampus Uniflor terhadap kondisi kesehatan masyarakat saat ini,” tutur Ernesta.

Diinformasikan, mahasiswa juga menyerahkan hand sanitizer dan disinfektan di Kelurahan Paupire. Penyerahan itu sebagai bentuk dukungan kampus kepada Pemerintah Kabupaten Ende.

Lurah Paupire, Kris Nggala mengatakan pemberian hand sanitizer dan disinfektan langkah preventif untuk mencegah wabah virus corona.

Lurah Paupire Kris Nggala saat diwawancarai wartawan belum lama ini (Foto: Ian Bala/VoxNTT)

Ia mengucap terima kasih atas kepedulian mahasiswa dan para dosen yang sigap dan responsif terhadap persoalan masyarakat.

“Kami akan sampaikan ke pak Bupati, bahwa yang dilakukan Uniflor sebagai pintu masuk untuk memproduksi hand sanitizer dan disinfektan secara massal,” tutur Kris.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende Uniflor Ende Virus Corona
Previous ArticleDi NTT, Sudah 41 Orang Masuk dalam Daftar ODP Corona
Next Article Di Indonesia, 32 Orang Meninggal Akibat Corona

Related Posts

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026
Terkini

Istri Wagub NTT Pantau Rumah Warga Terdampak Gempa di Manggarai

26 Agustus 2026

PUPR NTT Verifikasi 300 Rumah Terdampak Gempa di Desa Golo Mendo

26 Agustus 2026

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.