Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Geger Virus Corona, Bulog Ende Pastikan Stok Beras Aman
Ekbis

Geger Virus Corona, Bulog Ende Pastikan Stok Beras Aman

By Redaksi24 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Aktivitas tenaga kerja di gudang Bulog Sub Drive Ende (Foto: Ian Bala/VoxNTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Bulog Ende memastikan stok beras aman di tengah gegernya penyebaran virus corona di tanah air.

Dalam menghadapi pandemi virus corona (Covid-19), di Ende khususnya, ketahanan pangan dapat disiapkan selama 12 bulan ke depan.

“(Untuk di Ende) stok sangat aman 1.950 ton,” kata Kepala Bulog Sub Drive Ende, Stephanus Kurniawan setelah dikonfirmasi VoxNtt.com, Selasa (24/03/2020) pagi.

Ketersediaan stok pangan di Ende untuk mengantisipasi kebutuhan pokok masyarakat selama masa karantina virus corona berdasarkan instruksi Perum Bulog.

Untuk itu, Stephanus meminta masyarakat agar tidak khawatir, sebab pasokan beras dapat mengatasi masalah jika terjadi krisis pangan selama 12 bulan.

“(Instruksi) ada, masyarakat tidak perlu khawatir,” tutur dia.

Sebelumnya, seorang warga Ende Patrisia Wanda Mau mengaku prihatin terhadap kondisi kesehatan dengan merebaknya wabah virus corona.

Menurutnya, kondisi ini justru memperlambat langkah perputaran ekonomi terutama kebutuhan pokok masyarakat.

“Kami hanya berada di rumah selama dua minggu. Ya, kami ikuti arahan ini tapi kami takut kebutuhan kami tidak terjamin. Kami belum siap, harga kebutuhan pokok naik,” katanya, Senin sore.

Ia juga meminta pihak aparat agar bertindak tegas terhadap oknum yang berupaya menimbun kebutuhan pokok seperti beras, minyak, dan bawang.

Katanya, kebutuhan pokok itu justru sering terjadi kelangkahan terlebih pada setiap kali menjelang hari raya keagamaan.

“Ya, kami minta diproses kalau ada yang timbun kebutuhan pokok,” tegas Patrisia.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Bulog Ende Ende Virus Corona
Previous ArticlePemuda Muhammadiyah Kota Kupang Imbau Warga Cegah Virus Corona
Next Article Di RSUD Ruteng, Ada Satu PDP Covid-19

Related Posts

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026

Gubernur NTT Lantik Direksi PT Flobamor dan KIB, Pemprov NTT Tambah Modal

27 Mei 2026

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.