Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Tangani Virus Corona, Pemprov NTT Siapkan Anggaran 60 Miliar
KESEHATAN

Tangani Virus Corona, Pemprov NTT Siapkan Anggaran 60 Miliar

By Redaksi24 Maret 20203 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat saat didampingi oleh Wakil Gubernur Joseph A. Nae Soi, Sekretaris Daerah Provinsi NTT Benediktus Polo Maing dan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT Marius A. Jelamu saat jumpa pers di Kantor Gubernur NTT, Selasa, 24 Maret 2020 (Foto: Tarsi Salmon/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Untuk mengantisipasi penularan virus corona, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyiapkan anggaran senilai Rp 60 Miliar.

“Tadi saya lihat ada beberapa provinsi. Kita salah satu terbesar untuk menyiapkan itu,” ungkap Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat, didampingi oleh Wakil Gubernur Joseph A. Nae Soi, Sekretaris Daerah Provinsi NTT Benediktus Polo Maing dan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT Marius A. Jelamu saat jumpa pers di Kantor Gubernur NTT, Selasa (24/03/2020).

Dana yang dipersiapkan oleh Pemerintah Provinsi NTT kata dia, dirancang untuk perencanaan dalam mengatasi kondisi-kondisi dari ringan sampai berat yang terjadi akibat penyebaran virus corona.

“Langkah seperti apa yang harus diambil, ruangan seperti apa, alat perlindungan diri (APD), dokter dan tenaga medisnya seperti, itu semua kita hitung,” ujarnya.

Ditanya apakah dana itu dipakai untuk insentif bagi tenaga medis, Gubernur Viktor menegaskan akan disesuaikan sesuai instruksi Presiden.

“Kita lagi hitung itu. Kita akan hitung berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 4 tahun 2020 tentang refocusing kegiatan, realokasi anggaran, serta pengadaan barang dan jasa dalam rangka percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) atau virus corona untuk menghitung insentif tenaga medis,” jelasnya

500 Ribu Pack bagi Para Medis

Gubernur Viktor mengatakan, Pemerintah Pusat telah memberikan bantuan  berupa 500 ribu pack Alat Pelindung Diri (APD) bagi para medis yang akan menangani pasien Covid-19 di Provinsi NTT.

“Dalam kaitan dengan alat perlengkapan diri (ADP), kita juga diberikan nama dan alamat perusahaan yang memproduksi ADP untuk memesan langsung. Tetapi dari pemerintah pusat telah mengirim ke semua provinsi. Karena NTT masih negatif pasien corona, kita hanya mendapatkan sekitar 500 packs APD  dari pemerintah pusat. Dan menurut laporan kepada saya, itu sudah diterima. Kalau masih kurang tentu kita akan memesan lagi,” ungkapnya.

Gubernur Viktor juga mengimbau kepada masyarakat untuk mampu menahan diri sesaat daripada mengalami sakit dan berkepanjangan.

“Menahan diri dalam beberapa Minggu, akan membuat kita memotong mata rantai virus ini kepada banyak orang. Bukan karena kita takut sakit saja. Tetapi kita tidak tau kalau virus ini walaupun kita sehat, kita tidak tau kalau kita yang membawa. Bukan kita takut tetapi jangan sampai kita bagian yang menyebarkan itu,” tegas Viktor.

Ia juga meminta kepada masyarakat khususnya kota-kota besar, misalnya Kota Kupang dan lain-lain untuk segera mungkin ada kesadaran kolektif untuk menahan diri.

“Tinggal di rumah, belajar di rumah, bekerja di rumah, dan berdoa di rumah. Itu langkah-langkah-langkah yang disampaikan oleh bapak Presiden, imbauan- imbauan seperti itu,” ungkapnya.

Apabila dilakukan selama dua atau tiga minggu ke depan dengan secara terus menerus secara baik jelas dia, maka pasti mampu memotong mata rantai penyebaran virus tersebut.

“Memang ini hal baru. Masyarakat belum menyadari betul. Masyarakat tunggu sakit baru sadar,” tegasnya.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Kota Kupang Pemprov NTT Viktor Bungtilu Laiskodat Virus Corona
Previous ArticleCegah Virus Corona, Pemkot Kupang Sidak Tempat Hiburan Malam
Next Article Buat Status Hoaks Terkait Covid-19, Ibu Rumah Tangga di Lembor Diciduk Polisi

Related Posts

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Palma Hill Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Anak di Kupang

15 Juni 2026

SPPG Oebobo TDM Tidak Beroperasi Sementara, Pengelola Sebut Kendala Pengadaan Bahan Baku

9 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.