Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Terkait PDP Covid-19 Meninggal di RSUD Komodo, Ini Penjelasan Kadis Kesehatan NTT
KESEHATAN

Terkait PDP Covid-19 Meninggal di RSUD Komodo, Ini Penjelasan Kadis Kesehatan NTT

By Redaksi26 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Dominikus Minggus Mere (kedua dari kiri) saat memberikan keterangan pers di kantor Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Kamis, 26 2020 ( Foto: Tarsi Salmon/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

https://www.youtube.com/watch?v=Iy8GLmuca34

Kupang, Vox NTT – Satu orang dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 meninggal dunia, Rabu (25/03/2020).

Pasien laki-laki berinisial SS itu meninggal di RSUD Komodo, Kabupaten Manggarai Barat sekitar pukul 06.00 Wita. SS merupakan pasien rujukan dari RSUD Ben Mboi Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT Dominikus Minggus Mere menjelaskan, pasien yang meninggal itu karena gagal napas.

“Kemudian penyebabnya adalah yaitu radang otak dan radang selaput otak disertai dengan pneumonia,” ungkap Dominikus Kepada wartawan di Kupang, Kamis (26/03/2020).

Pasien itu juga kata dia, sudah diambil Swab-nya. Swab-nya itu jelas dia, akan dikirim ke Jakarta.

“Teman-teman sudah lakukan prosesing untuk pengiriman ke Laboratorium kesehatan di Jakarta. Laboratorium puslitbangkes di Jakarta,” pungkas Dominikus.

Namun demikian kata dia, dalam penatalaksanaan jenazah sudah dilakukan dengan baik sesuai anjuran Kementrian Kesehatan edisi yang ke -3

“Jadi, sudah dikuburkan kemarin. Kurang dari 4 jam dan tidak diberikan formalin sesuai dengan syarat-syaratnya,” ujar Dominikus.

Dalam riwayatnya pasien itu jelas dia, memang jauh hari sebelumnya dirawat di Surabaya.

“Dengan kondisi sakitnya adalah meningoenvalitis,” kata Dominikus.

Menurutnya, yang disebut pasien dalam pengawasan ada beberapa parameter yakni, dia menunjukan gejala-gejala klinis yang ada.

“Batuk, pilek, influensa. Sudah menemukan atau sudah menunjukan tanda-tanda ke arah penemoni sebetulnya, “jelasnya

Namun kata dia, perlu didukung data pemeriksaan radiologi.

“Sudah ada tanda-tanda penemoni,” tuturnya.

Ke arah positif atau tidak jelas dia, harus didukung dengan pemeriksaan laboratorium.

“Pisyal dan lain-lain. Dan itulah yang kita selalu harus berkoordinasi dengan pusat untuk mengetahui apakah yang bersangkutan itu ke arah positif Covid-19 atau tidak. Belum bisa dipastikan,” katanya.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Kota Kupang RSUD Komodo RSUD Ruteng Virus Corona
Previous ArticlePelajar SMP di TTU Tewas Tenggelam
Next Article Surat Cinta untuk Mereka yang Pantang Pulang Sebelum Corona Tumbang

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

Penyidik Polresta Kupang Dinilai Tak Berani Periksa Tim SPPG Polda NTT

3 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.