Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Penanganan Covid-19, DPRD Ende Minta Pemda Segera Lakukan Pergeseran Anggaran
KESEHATAN

Penanganan Covid-19, DPRD Ende Minta Pemda Segera Lakukan Pergeseran Anggaran

By Redaksi31 Maret 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua DPRD Ende Fransiskus Taso sedang memberi keterangan pers di Kantor Bupati, Selasa (31/03/2020) (Foto: Hellen)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Ketua DPRD Ende Fransiskus Taso meminta pemerintah untuk segera melakukan pergeseran anggaran untuk penanganan Covid-19 di kabupaten itu.

Permintaan Ketua DPRD Ende disampaikan usai pelaksanaan video conference bersama Gubernur NTT di ruang lobi Kantor Bupati Jalan Eltari-Ende, Selasa (31/03/2020).

Menurut Fransiskus, saat ini pihaknya hanya menunggu pergeseran anggaran dari
pemerintah untuk dapat segera dieksekusi, mengingat penanganan Covid-19 ini membutuhkan biaya dan penanganan segera.

Sebab, anggaran yang disediakan untuk penanganan Covid-19 yang sudah disepakati dengan pemerintah untuk tahap awal sebesar Rp 10 Miliar guna pengadaan alat pelindung diri (APD) dan prasarana lainnya.

Sedangkan yang akan disiapkan ke depannya sebesar Rp 13 Miliar berdasarkan instruksi pemerintah pusat melalui Gubernur NTT pada hari ini dalam kegiatan vicom untuk mengantisipasi kondisi sosial akibat dari bencana Covid-19.

“Jadi total anggaran untuk penanganan Covid-19 Kabupaten Ende sebesar Rp 23 Miliar dan apabila ada kebutuhan yang lebih akan diupayakan penambahan,” katanya.

Sebelumnya, Fransiskus meminta anggota dewan untuk membantu pemerintah daerah dalam menangani Covid-19 dengan turun ke Dapil masing-masing memantau kondisi masyarakat.

“Saya harap semua anggota dewan bantu pemerintah dengan pantau masyarakat di Dapil masing-masing. Dan pantau jangan sampai ada pasien Covid-19 tidak diterima rumah sakit,” ujarnya.

Penulis: Hellen/Ian Bala
Editor: Ardy Abba

DPRD Ende Ende Virus Corona
Previous ArticleHantu Itu adalah Virus, BUKAN Paulus
Next Article Soal Pernyataan Kades Golo Leda, Psikolog: Itu Karena Kepanikan Sosial

Related Posts

Keluarga Selviana Tijung Adukan Kematian Ibu Hamil ke DPRD Manggarai Timur

6 September 2026

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026
Terkini

Kafegama dan JPIC OFM Tuntaskan Distribusi 1.265 Paket Bantuan di Sambi Rampas Manggarai Timur

15 September 2026

Desil, Data, dan Keadilan

15 September 2026

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.