Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Stadion Marilonga Jadi Tempat Karantina Massal Bagi Pelaku Perjalanan
KESEHATAN

Stadion Marilonga Jadi Tempat Karantina Massal Bagi Pelaku Perjalanan

By Redaksi31 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Stadion Marilonga Ende (Foto: Copy Right)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Pemerintah Kabupaten Ende telah menyiapkan tempat karantina massal bagi pelaku perjalanan dari wilayah yang terkontaminasi virus corona atau Covid-19.

Stadion Marilonga disebut sebagai tempat yang layak serta jauh dari pemukiman untuk mengarantina orang yang sekembali dari wilayah zona merah Covid-19.

Berdasarkan rilis yang diperoleh VoxNtt.com Selasa (31/03/2020) pagi, Bupati Ende H. Djafar Haji Achmad menerangkan, terhadap pelaku perjalanan termasuk para TKI yang hendak kembali ke Ende akan dikarantina selama 14 hari.

Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan pelaku perjalanan agar tidak tertular kepada masyarakat umum lain.

Para pelaku perjalanan akan kembali ke rumah masing-masing apabila kondisi kesehatan baik dan terhindar dari Covid-19. Jika dalam masa karantina ditemukan warga yang dengan gejala menjurus atau terindikasi corona, maka akan ditindak secara intensif oleh petugas medis.

Bupati Djafar menuturkan, pemerintah bersama TNI-Polri akan menyiapkan tenda penampung, tempat tidur serta dapur umum di Stadion Marilonga.

Selain itu, akan tersedia petugas medis serta tenaga sukarelawan lainnya yang terakomodir.

Sementara ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat, Bupati Djafar menjamin terpenuhi dengan 20.000 ton pangan lokal dan 1900 ton beras yang terkonfirmasi dengan Perum Bulog Ende.

“Untuk sembako sangat siap, masih bisa kita,” kata Bupati Djafar saat diwawancarai Radio Republik Indonesia (RRI) Ende, Selasa (31/03/2020) pagi.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Djafar Achmad Ende Stadion Marilonga Virus Corona
Previous ArticlePandemi Corona, Uskup Maumere Tiadakan Perayaan Pekan Suci
Next Article Antisipasi Penyebaran Covid-19, PN Kefamenanu Gelar Sidang Secara Online

Related Posts

Keluarga Selviana Tijung Adukan Kematian Ibu Hamil ke DPRD Manggarai Timur

6 September 2026

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026
Terkini

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.