Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Di Nagekeo, Pria yang Diduga Dokter Kabur dari Posko Covid-19
KESEHATAN

Di Nagekeo, Pria yang Diduga Dokter Kabur dari Posko Covid-19

By Redaksi10 April 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Mobil Doble Cabin dengan Nomor Polisi EB 9999 D, diduga milik seorang dokter yang kabur mengabaikan teriakan petugas untuk diperiksa, Kamis, 9 April 2020 pagi (Foto: Patrick/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Seorang pria bersama teman wanitanya kabur menerobos pos pemeriksaan Covid-19 di Kelurahan Olakile, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo, Kamis (09/04/2020) pagi.

Atas koordinasi pihak Kepolisian Sektor Boawae, tim posko pemantauan Covid-19 kemudian berhasil mengamankan keduanya. Mereka lalu dikembalikan ke pos pemantauan Covid-19 untuk diperiksa.

Pria tersebut diduga berprofesi sebagai dokter berinisial H yang bekerja di Kabupaten Ngada.

Sedangkan teman wanitanya memilki ciri berkulit putih, mata sipit dan berambut lurus seperti warga keturunan Tionghoa.

Saat insiden, pria tersebut kabur menggunakan mobil Mitsubishi Doble Cabin dengan nomor Polisi EB 9999 D. Dia mengabaikan teriakan petugas agar segera menepi untuk diperiksa.

Sekitar 30 menit, pria tersebut kembali ke posko berkat koordinasi dengan seorang petugas Kepolisian.

Di posko pemantauan Covid-19, pria itu beralasan tidak melihat adanya petugas di posko pemantauan Covid-19. Ia juga mengaku tidak melihat tanda peringatan pemeriksaan.

Padahal, petugas posko pemantauan Covid-19 Olakile telah memasang tanda pemeriksaan berupa tulisan sekitar 100 meter sebelum posko.

Meski tergolong sederhana, tulisan tersebut sangat mudah untuk dibaca. Apalagi, terpasang di lajur kiri jalan dari arah Bajawa menuju Kabupaten Nagekeo.

Setelah diperiksa, pria itu bersama teman wanitanya lalu bergegas pergi meneruskan perjalanan.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

Nagekeo Polsek Boawae Virus Corona
Previous ArticleOknum PNS asal Matim Ditemukan Bersama 4 PSK di Kamar Hotel, SS: Mereka Minta Hotspot
Next Article Warga Ende Ini Berjanji Izin Usaha Dicabut Jika Melanggar Anjuran Pemerintah

Related Posts

Pekan Depan, Janda Muda Asal Ngada Jalani Sidang Perdana Dugaan Pencemaran Nama Baik

12 September 2026

Keluarga Selviana Tijung Adukan Kematian Ibu Hamil ke DPRD Manggarai Timur

6 September 2026

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026
Terkini

Pemkab Manggarai Barat Terima Dana CSR dari Bank NTT

15 September 2026

Ketua DPW NasDem NTT Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Manggarai Raya

15 September 2026

Tokoh Muda Batu Tiga Pastikan Dukung Arfandi di Pilkades 2026

15 September 2026

Kafegama dan JPIC OFM Tuntaskan Distribusi 1.265 Paket Bantuan di Sambi Rampas Manggarai Timur

15 September 2026

Desil, Data, dan Keadilan

15 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.