Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Satu ODP Meninggal Dunia, Kapolres Nagekeo Imbau Tetap di Rumah
KESEHATAN

Satu ODP Meninggal Dunia, Kapolres Nagekeo Imbau Tetap di Rumah

By Redaksi10 April 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolres Nagekeo, AKBP Hendrik Fai dan Wibowo, Anggota TNI di Posko Covid-19 Nagekeo. (Foto: Patrick/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Humas Posko Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nagekeo merilis sudah satu orang dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang meninggal dunia, Kamis (09/04/2020) kemarin.

ODP yang meninggal dunia merupakan mahasiswa asal Kecamatan Aesesa yang mengenyam pendidikan di Jogyakarta. Dia berusia 17 tahun.

Dia ditetapkan sebagai ODP sejak 1 April 2020 karena memiliki gejala demam saat kembali ke Nagekeo. Mahasiswa itu kemudian dirawat di RSD Aeramo selama tiga hari.

Dari hasil pemeriksaan dokter, yang bersangkutan juga mengidap penyakit tuberkulosis (TBC).

Selanjutnya pada 3 April 2020, mahasiswa itu meminta agar dirawat di rumahnya. Namun naas menimpa, hanya tiga hari di rumahnya ia pun meninggal dunia.

Humas Posko Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Nagekeo juga merilis, hingga Jumat (10/04/2020) pukul 15.00 Wita, ODP di kabupaten itu masih berjumlah 29 orang.

Namun status ODP Covid-19 terpantau mengalami perubahan pada grafik jenisnya.

Perubahan grafik jenis terletak pada jumlah ODP selesai pemantauan yakni sebanyak 11 orang. Kemudian, ODP meninggal dunia 1 orang. Sementara, ODP yang masih dalam pemantauan berjumlah 17 orang.

Selanjutnya, grafik Pelaku Perjalanan dari Tempat Terjangkit (P2T2) terpantau terus mengalami peningkatan.

Sehari sebelumnya, rilis resmi Gugus Tugas Covid-19 Nagekeo terdapat 748 orang berstatus P2T2.

Namun terkini, sudah ada penambahan 25 orang. Jumlah P2T2 Nagekeo pun melonjak menjadi 773 orang.

Sedangkan pada grafik Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terpantau tidak ada perubahan yakni masih satu orang.

Imbauan Kapolres

Sementara itu, Kapolres Nagekeo AKBP Hendrik Fai mengimbau warga agar tetap menerapkan disiplin hidup sehat.

Warga harus tetap menjaga kesehatan diri dan keluarga dengan mengikuti petunjuk pemerintah. .

Caranya dengan tetap mengenakan masker saat keluar rumah, menjaga jarak aman dan selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas.

Menanggapi masih adanya warga yang keluyuran di jalanan, Kapolres Hendrik berharap tetap di rumah, jika tak ada urusan penting di luar.

“Kalau tidak penting, tidak usah keluar rumah,” pinta Kapolres Hendrik.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

Nagekeo Polres Nagekeo Virus Corona
Previous ArticleRSUD Komodo Dapat Bantuan APD dari Golkar
Next Article Jumlah ODP Covid-19 di Ende Menurun, Pelaku Perjalanan Meningkat

Related Posts

Pekan Depan, Janda Muda Asal Ngada Jalani Sidang Perdana Dugaan Pencemaran Nama Baik

12 September 2026

Keluarga Selviana Tijung Adukan Kematian Ibu Hamil ke DPRD Manggarai Timur

6 September 2026

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026
Terkini

Desil, Data, dan Keadilan

15 September 2026

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.