Papan baliho yang dipasang di bangunan hotel Plago yang menjadi salah satu aset yang ada di Pantai Pede (Foto Sello Jome/Vox NTT)
alterntif text

Labuan Bajo, Vox NTT- Pemprov NTT resmi menyegel dan mengambil alih Pantai Pede di Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar) NTT, Sabtu (18/04/2020).

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah NTT, Zet Sony Libing.

“Hari ini kami segel, langsung hari ini juga kami ambil alih dan hari ini juga kami langsung kelola itu. Dan langsung berjalan. Makanya kami sudah turunkan tim untuk untuk membersihkan hotel itu. Yang pasti Pemda telah mengambil alih hotel ini. Dan langsung mengelola hotel ini. Apapun keadaan hotelnya. Dan kami menjaga agar hotel itu tetap terawat. Sampai dia berjalan sampai normal. Kalau kita lihat ada banyak yang sudah tidak ada,” ungkap Sony kepada VoxNtt.com Sabtu (18/04/2020).

Dirinya menyakini Pemprov NTT melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) akan mengelola aset Pantai Pede dengan baik.

“Tapi yang pasti kami akan mengelola pantai itu dengan baik,” tegasnya.

Sebelumnya Sony mengatakan, Pemprov NTT telah memutuskan kerja sama dengan PT SIM sejak Rabu (01/04/2020) kemarin.

“Kemarin tanggal 1, pemerintah sudah memberikan PHK kepada PT SIM. Kemudian kita hari ini telah menyerahkan SP 1. 7 hari kemudian kita akan memberikan SP 2, 3 hari kemudian kita akan memberikan SP 3 setelah itu kita akan ambil alih,” ujarnya kepada VoxNtt.com saat ditemui di Kalton Hotel Labuan Bajo, Kamis (02/04/2020).

Pantauan VoxNtt.com penyegelan aset di Pantai Pede dipimpin langsung oleh Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah NTT Zet Sony Libing, didampingi oleh Kasat Pol PP Pemprov NTT, Kepolisian dari Polres Mabar, Brimob, dan Sat Pol PP Manggarai Barat.

Penulis: Sello Jome

Editor: Irvan K