Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Pemerintah Mencatat Dua Pasien dalam Pengawasan di Ende
KESEHATAN

Pemerintah Mencatat Dua Pasien dalam Pengawasan di Ende

By Redaksi20 April 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Kesehatan Ende dr. Muna Fatma sedang menjelaskan tentang standar WHO dalam penanganan virus corona (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, dr. Muna Fatma kembali merilis dua pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona dalam periode 13 Maret hingga 19 April 2020  di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam penanganannya, satu PDP telah dipantau. Sedangkan satu PDP lainnya tercatat masih dipantau sejak Sabtu, 18 April 2020.

Pemerintah juga mencatat 19 orang dalam pemantauan (ODP) selama periode yang sama. Hingga saat ini tersisa satu ODP yang masih dipantau dan 18 ODP lainnya telah dipantau pemerintah.

Kemudian, ada 22 orang tanpa gejala (OTG) dan 1087 pelaku perjalanan dalam pengawasan (PPDP) yang masih terpantau selama periode itu.

Pemerintah mencatat, jumlah pelaku perjalanan selama kurun waktu satu bulan lebih mencapai 2341 orang. Dari jumlah itu, 1254 pelaku perjalanan telah dipantau.

Untuk menekan penyebaran virus corona di Ende, pemerintah melalui gugus tugas percepatan pencegahan dan penanganan Covid-19 terus bertindak preventif dengan membagikan masker, semprot cairan anti virus hingga menyosialisasikan protokol kesehatan.

Upaya serupa pun dilakukan pihak swasta misalnya lembaga LSM, pihak gereja serta pengusaha.

Penulis: Ian Bala

Editor: Irvan K

covid-19 Ende Virus Corona
Previous ArticleKisah Devia, Gadis Maumere yang Rajin Sumbang Snack Gratis untuk Tenaga Medis
Next Article Disegel, Pemprov NTT Resmi Ambil Alih Pantai Pede

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026

PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

16 Mei 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.