Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Belum Ada Hasil Swab, Eks Penumpang KM Lambelu Tidak Diperbolehkan Pulang
KESEHATAN

Belum Ada Hasil Swab, Eks Penumpang KM Lambelu Tidak Diperbolehkan Pulang

By Redaksi21 April 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pegiat PMI Sikka memberikan semprotan disinfektan kepada para warga karantina (Foto: suarasikka.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Sampai dengan Selasa (21/04/2020), Satgas Covid-19 Sikka belum mendapat informasi hasil pemeriksaan 6 sampel Swab. Akibatnya, eks penumpang KM Lambelu yang menjalani karantina belum diperbolehkan pulang. Padahal masa karantina seharusnya selesai pada hari ini Selasa (21/04/2020).

“Kita belum bisa pulangkan karena masih menunggu hasil Swab. Kita kirim hasil rapid test yang reaktif. Kalau hasil Swab negatif kita pulangkan tetapi kalau hasil Swab postif maka karantina akan diperpanjang ditambah 14 hari lagi,” terang Juru Bicara Satgas Covid’19 Sikka, Petrus Herlemus kepada awak media di Posko Covid-19 Sikka, Selasa siang.

Keenam sampel Swab tersebut dikirim pada Rabu, 15 April 2020 lalu ke Laboratorium BTKL Surabaya.

Dari keseluruhan sampel Swab tersebut, dua di antaranya merupakan sampel Swab pasutri asal Nebe yang pernah kontak langsung dengan pasien 01 Covid-19 NTT.

Sementara itu, sisanya merupakan sampel 4 eks penumpang KM Lambelu. Yang mana, 3 sampel eks penumpang yang hasil rapid test dinyatakan reaktif dan 1 sampel penumpang yang mengalami stroke ringan.

Belum adanya hasil pemeriksaan Swab tersebut ditengarai banyaknya sampel Swab yang diterima oleh BTKL Surabaya. Kemungkinan sampel Swab dari Sikka masih dalam daftar antean.

Herlemus menerangkan sempat terjadi riakan kecil di kedua lokasi karantina terkait hal itu.

“Ada salah paham dan kami sudah mendatangi kedua lokasi karantina untuk memberikan penjelasan. Kami minta kita semua sama-sama jaga nian tana dengan lakukan yang terbaik bagi warga karantina dan yang terbai bagi masyarakat Sikka lainnya,” terangnya.

Saat ini Satgas Covid-19 Sikka sedang menyiapkan tambahan dua lokasi karantina yakni Puskesmas Waigete dan eks Kantor Bupati Sikka, di samping SCC.

Pantauan VoxNtt.com sampai Selasa sore, para warga karantina di SCC masih beraktivitas seperti biasa. Tampak beberapa warga karantina duduk di luar gedung saat jam istirahat siang.

Tampak pula ada warga karantina yang menerima kunjungan keluarga. Mereka berdiri berjauhan dengan dibatasi tali dan sebuah meja.

Penulis: Are De Peskim
Editor: Ardy Abba

KM Lambelu Sikka Virus Corona
Previous ArticleWVI Donasi 10.000 Masker untuk 4 Puskesmas di Sikka
Next Article Anggota DPRD TTS Marak Lakukan Kekerasan, Tomas: Citra Lembaga Ikut Rusak

Related Posts

Gubernur NTT Pastikan Penanganan Gempa Palue Berlanjut

9 September 2026

Keluarga Selviana Tijung Adukan Kematian Ibu Hamil ke DPRD Manggarai Timur

6 September 2026

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026
Terkini

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.