Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Hasil Rapid Test Kedua, 9 Eks Penumpang Lambelu Reaktif
KESEHATAN

Hasil Rapid Test Kedua, 9 Eks Penumpang Lambelu Reaktif

By Redaksi23 April 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Sikka, Robi Idong memberikan keterangan kepada media usia meninjau persiapan lokasi karantina. (Foto: Are De Peskim/VoxNtt.com).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT-Berdasarkan hasil Rapid Test kedua, sembilan eks penumpang KM Lambelu dinyatakan reaktif. Rapid Test kedua telah dilakukan pada Sabtu (18/4/2020) dan Minggu (19/4/2020).

Sebelumnya, Satgas COVID 19 Sikka enggan mengumumkan hasil pemeriksaan Rapid Test menyusul imbauan Gubernur Laiskodat, yang hanya membolehkan Bupati mengumumkan hasil pemeriksaan swab.

Informasi ini terungkap setelah Bupati Sikka, Robi Idong mengatakan, ada sembilan warga karantina yang berstatus suspect dan akan dipindahkan ke lokasi karantina di bekas kantor Bupati Sikka.

“Hari ini kita akan pisahkan 9 orang. Mereka suspect. Ini sangat teknis sekali,” ujar Robi.

Di tempat terpisah, Juru Bicara Satgas COVID 19 Sikka, Pet Herlemus mengatakan berdasarkan hasil Rapid Test ada sembilan yang reaktif.

Baca: Belum Ada Hasil Swab, Eks Penumpang KM Lambelu Tidak Diperbolehkan Pulang

“Seperti yang Bapak Bupati sudah sampaikan, ada sembilan orang yang reaktif berdasarkan hasil Rapid Test,” terangnya kepada VoxNtt.com di Posko Satgas COVID 19 Sikka.

Sembilan eks penumpang Lambelu tersebut terdiri atas 7 peserta karantina di SCC dan 2 lainnya dari Rujab Bupati Sikka.

Bila ditotalkan dengan hasil Rapid Test pertama, maka jumlah peserta karantina. yang reaktif sebanyak 12 orang. Dari jumlah tersebut 10 orang di SCC sementara 2 di Rujab Bupati.

Menurut rencana, hari ini, pemerintah juga akan diumumkan hasil pemeriksaan 6 sampel swab yang dikirim ke Laboratorium BTKL Surabaya sejak 15 April lalu.

Saat ini selain SCC dan Rujab, Pemda Sikka juga menyiapkan bekas kantor Bupati Sikka dan Puskesmas Waigete menjadi lokasi karantina.

Daya tampung bekas kantor Bupati Sikka adalah 40 orang lebih sementara Puskesmas Waigete mampu menampung 50 lebih orang.

Penulis: Are De Peskim

Editor: Boni J

Sikka Virus Corona
Previous Article32 Titik di Manggarai Telah Pasang Fasilitas Internet Gratis
Next Article Antisipasi Dampak Covid-19 di Sektor Pariwisata, BOPLBF Alokasikan Anggaran Rp 4 Miliar

Related Posts

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026

PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

16 Mei 2026

Plafon Puskesmas Narang Ambruk Saat Pelayanan, Petugas Soroti Proyek Rehabilitasi

15 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.