Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Eks Penumpang KM Lambelu Pulang Kampung, 19 Orang Masih Bertahan di SCC
KESEHATAN

Eks Penumpang KM Lambelu Pulang Kampung, 19 Orang Masih Bertahan di SCC

By Redaksi24 April 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Eks penumpang KM Lambelu yang menjalani masa karantina terpusat di SCC dan Rujab Bupati Sikka seblum pulang ke kampung masing-masing (Foto: Are De Peskim/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Eks penumpang KM Lambelu pulang ke kampung, Jumat (24/04/2020). Mereka dijemput oleh masing-masing Camat, Kepala Desa dan keluarga. Meski demikian, masih tersisa 19 orang di Sikka Convention Center (SCC).

Pantauan VoxNtt.com sejak Jumat pagi pukul 08.00 Wita, para Camat, Kades dan keluarga sudah berkumpul di depan SCC.

Sejak pukul 12.00 Wita sampai dengan pukul 13.00 rombongan warga karantina dari 15 kecamatan satu per satu meninggalkan lokasi.

Sebelumnya, pada Kamis (23/04/2020) malam, Bupati Sikka Robi Idong mengatakan eks penumpang KM Lambelu masih harus menjalani masa karantina.

Pasalnya, ada perpanjangan masa karantina dengan adanya 9 eks penumpang yang reaktif berdasarkan hasil rapid test II.

Pemda Sikka menawarkan 2 opsi karantina. Pertama, tetap melanjutkan karantina terpusat di bawah pengawasan Satgas Covid- 19 Sikka. Kedua, melakukan karantina mandiri di rumah atau di tempat yang disediakan oleh Camat dan Kepala Desa.

“Bila ada yang nantinya mendapat penolakan, kami akan terima kembali untuk jalani karantina terpusat,” ujar Bupati Idong kepada eks penumpang KM Lambelu di SCC, Kamis malam.

Sejauh ini belum ada informasi pasti mengenai lokasi karantina bagi mereka yang telah pulang.

Kepala Desa Nangahale, Sahanudin yang turut menjemput, mengatakan 14 warganya akan menjalani karantina di rumah masing-masing.

“Kami belum siapkan tempat khusus di desa jadi mereka akan menjalani karantina mandiri di bawah pengawasan kami,” terangnya di SCC.

Belum Bisa Pulang

Di lokasi karantina terpusat yakni di SCC, masih tersisa 19 orang eks penumpang Lambelu. Mereka berasal dari Kecamatan Doreng, Lela, Alok, Nele dan Mapitara.

Informasi yang diperoleh VoxNtt.com dari Kepala BPBD Sikka Daeng Bakir, mereka akan dipindahkan ke lokasi karantina yang baru yakni bekas Kantor Bupati Sikka.

“Mereka akan kita pindahkan karena SCC akan dilakukan pembersihan,” terangnya.

Dari 19 orang tersebut, 3 warga Kecamatan Alok dan 1 warga Nele memutuskan tetap menjalankan karantina terpusat. Sementara sisanya masih menunggu jemputan.

Penulis: Are De Peskim
Editor: Ardy Abba

KM Lambelu Robi Idong Sikka Virus Corona
Previous ArticleSoal Pabrik Semen di Luwuk, Rumat: Belum Ada Penyampaian Pemprov ke DPRD
Next Article Dinyatakan Sembuh, Pasien 01 di NTT Pulang ke Rumah

Related Posts

Gubernur NTT Pastikan Penanganan Gempa Palue Berlanjut

9 September 2026

Keluarga Selviana Tijung Adukan Kematian Ibu Hamil ke DPRD Manggarai Timur

6 September 2026

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026
Terkini

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.