Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Gubernur NTT: Kalau Tolak di Matim, Pabrik Semen akan Dipindahkan ke Timor
Ekbis

Gubernur NTT: Kalau Tolak di Matim, Pabrik Semen akan Dipindahkan ke Timor

By Redaksi27 April 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Vox NTT – Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menyatakan akan memindahkan pabrik semen ke Pulau Timor, jika warga Manggarai Timur (Matim) menolak kehadiran pabrik itu.

“Kalau tidak diizinkan, saya akan pindahkan pabrik itu ke Timor. Kebetulan di Timor banyak bahan bakunya,” ujar Laiskodat seperti dilansir Mediaindonesia.com, Minggu (26/04/2020).

Menurut Laiskodat, saat ini pembangunan di Provinsi NTT membutuhkan semen.

Baca: Pengamat: Itu Wilayahmu Agas, Masa Tak Bernyali Lawan Gubernur

Kebutuhan semen di NTT setiap tahun mencapai 1,2 juta ton/tahun. Belum lagi kebutuhan semen di Timor Leste mencapai 600 ribu ton/tahun.

Sementara saat ini NTT, kata dia, hanya mampu menghasilkan 250 ribu ton/tahun.

“Produksi Semen Kupang saat ini hanya mampu mencapai 250 ribu ton per tahun. Kami defesit semen 950 ribu ton per tahun. Kekurangan itu, selama ini, kami datangkan dari Jawa,” katanya.

Pabrik semen di Manggarai Timur kata Laiskodat, untuk memenuhi kebutuhan lokal. Apalagi, saat ini pemerintah sedang membangun besar-besaran di Flores.

Pemprov NTT akan membangun sepanjang 1.000 km dari Labuan Bajo menuju Wae Rebo di Kabupaten Manggarai dan pasti membutuhkan semen.

Baca: “Bagaimanapun Bentuknya, Saya Punya Tanah Tidak Boleh Diganggu”

“Saya hanya mengizinkan pabrik semen. Pabrik lain di luar semen, apakah itu emas, tidak akan saya izinkan. Saya izinkan karena memang ada kebutuhan,” kata Laiskodat.

Viktor memastikan pembangunan semen di Matim tidak akan merusak lingkungan dan tidak akan merugikan warga setempat.

Sebab itu, ia meminta Bupati Matim Agas Andreas untuk mengizinkan pembangunan pabrik semen di daerahnya.

Selain itu, ia juga berharap masyarakat bisa memahami dasar pemikiran pembangunan pabrik semen di Matim. Sebab di daerah ujung timur Manggarai itu berlimpah bahan baku.

Baca: Timbang Untung dan Buntung Pabrik Semen Lingko Lolok

“Tidak mungkin saya bangun di Sumba, karena di sana tidak ada bahan baku,” katanya

“Kalau swasta tidak bisa membangun, pembangunannnya diambil alih Pemprov. Saya hanya mengizinkan pabrik semen karena memang dibutuhkan. Pabrik lainnya tidak mungkin saya izinkan,” kata Laiskodat.

Untuk diketahui, hingga kini rencana pembangunan pabrik semen di Kabupaten Matim masih menuai pro-kontra.

Rencana pembangunan pabrik semen di Matim mendapat penolakan sebagian warga karena alasan lingkungan hidup dan budaya.

Sumber: Media Indonesia
Penulis: Pepy Kurniawan

Klik di sini untuk mengikuti pemberitaan terkait rencana pendirian pabrik semen di Luwuk dan Lingko Lolok. . .

Lingko Lolok Manggarai Matim Viktor Bungtilu Laiskodat
Previous ArticleDana Covid-19 di Desa Tarawali Segera Direalisasikan
Next Article FMB Kembali Salurkan Bantuan untuk Para Janda Tua di Malaka

Related Posts

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Satlantas Polres Manggarai Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Kecelakaan Lalu Lintas

24 Juni 2026

Rokok Ilegal Humer Diduga Kuasai 50 Persen Pasar Manggarai, Bea Cukai Turunkan Tim Penindakan

19 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.