Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Masyarakat Gelar Ritual ‘Roni Plulung Keleng’ Sambut Eks Penumpang KM Lambelu asal Doreng
KESEHATAN

Masyarakat Gelar Ritual ‘Roni Plulung Keleng’ Sambut Eks Penumpang KM Lambelu asal Doreng

By Redaksi6 Mei 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ritual ' Roni plulung keleng' menyambut kepulangan 4 eks penumpang KM Lambelu asal Kecamatan Doreng (Sumber: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Masyarakat Kecamatan Doreng menggelar ritual adat menyambut 4 eks penumpang KM Lambelu.

Keempatnya diperbolehkan pulang, Selasa (05/05/2020), karena telah selesai menjalani masa karantina dan mereka dinyatakan non reaktif berdasarkan hasil rapid test 3.

Camat Doreng Polikarpus Manase Mana mengatakan ritual ‘roni plulung keleng‘ merupakan ritual pembersihan.

“Artinya andaikata di antara mereka ada yang tertular Covid-19 maka perlu dibersihkan terlebih dahulu sebelum memasuki wilayah Kecamatan Doreng,” terangnya kepada VoxNtt.com melalui WhtasApp, Selasa sore.

Ritual yang dipimpin oleh tokoh adat Desa Wolomotong, Klemens Sawan dengan didampingi tokoh adat Desa Kloangpopot, Leopoldus Maring tersebut digelar di perbatasan Kecamatan Hewokloang dan Kecamatan Doreng.

Ritual yang umumnya disebut ‘roga go’it’ ini biasanya dilakukan terhadap mereka yang sedang sakit atau pun baru sembuh dari sakit berat.

Dengan ritual ini tetua adat mengembalikan penyakit dan hal-hal buruk kepada alam sekaligus mencegah penyakit serupa menyerang anggota komunitas lainnya.

Para eks penumpang KM Lambelu dan tetua adat berdiri berhadapan dibatasi tanaman menjalar yang dikenal dengan nama ‘tali bogin‘ oleh masyarakat setempat. ‘Tali bogin‘ diikat membelah jalan dari sisi yang satu ke sisi yang lain.

Selanjutnya, para eks penumpang KM Lambelu menyerahkan koin masing-masing ke dalam tempurung yang telah disediakan. Mereka lalu meludahi koin-koin tersebut.

Tempurung dan koin selanjutnya dibuang ke kali.

Baru setelah itu, ‘tali bogin’ dipotong dan mereka diperbolehkan lewat.

Perlu diketahui, para eks penumpang KM Lambelu tersebut yakni Yosep Supriyanto dan Enjelina Yovita asal Desa Wolonterang, M. Yersiana asal Desa Wolomotong, serta M. Elvina Oktaviani asal Desa Waihawa.

Mereka dijemput oleh oleh Camat Doreng bersama Kepala Desa Waihawa, Vitalis Julianus dan Kepala Desa Wolonterang, Firginius Dalo.

Di lokasi karantina bekas Kantor Bupati Sikka masih tersisa 4 warga Doreng eks penumpang KM Lambelu. Mereka masih menjalani masa karantina lantaran hasil rapid test 3 dinyatakan reaktif.

Penulis: Are De Peskim
Editor: Ardy Abba

KM Lambelu Sikka Virus Corona
Previous ArticlePeduli Covid-19, WKRI Madros SoE Bagikan Masker dan Sembako
Next Article Dua Pasien Positif Corona Dipindahkan ke RSUD Komodo

Related Posts

Gubernur NTT Pastikan Penanganan Gempa Palue Berlanjut

9 September 2026

Keluarga Selviana Tijung Adukan Kematian Ibu Hamil ke DPRD Manggarai Timur

6 September 2026

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026
Terkini

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.