Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Satu PDP Isolasi di RSUD Ruteng, Hasil Rapid Test Reaktif
KESEHATAN

Satu PDP Isolasi di RSUD Ruteng, Hasil Rapid Test Reaktif

By Redaksi6 Mei 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Lodovikus D. Moa, Juru bicara Komando Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai saat menggelar konferensi pers di Kantor Bupati Manggarai, Senin (13/04/2020) (Foto: Pepy Kurniawan/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT – Hasil rapid test satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 berinisial RD (55) di Manggarai reaktif.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai Lodovikus Demung Moa mengaku kini PDP tersebut dirawat di ruangan isolasi RSUD Ben Mboi Ruteng.

Ia menjelaskan, RD masuk ke RSUD Ben Mboi sejak, Selasa (05/05/2020), pukul 13.00 Wita.

Pasien rujukan dari RS Cancar itu diketahui berasal dari Desa Orong, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat.

Ia masuk RS Cancar pada 30 April 2020 lalu dengan keluhan mencret dan nyeri perut.

Pada tanggal 1 Mei 2020, pasien sesak napas dan batuk. Pada Minggu sebelum masuk rumah sakit, pasien ke Lembor. Sekitar 3 jam dia di sana.

“Di RS Cancar, dilakukan rapid test pada tanggal 1 Mei dan 2 Mei, hasil non reaktif. Tanggalv5 Mei dilakukan rapid test lagi, hasil, IgG negatif, IgM positif samar,” ungkapnya.

Di RS Cancar juga kata Lodovikus, sudah dilakukan pemeriksaan labaratorium dan rontgen paru, dan hasilnya pneumoni.

Sesampai di RSUD Ben Mboi Ruteng dilakukan lagi pemeriksaan labaratorium, kondisinya lebih memburuk dari yang di RS Cancar.

Rontgen paru juga lebih memburuk dari yang di RS Cancar dan hasil rapid test reaktif.

Setelah diperiksa, RD didiagnosis pneumonia berat sehingga pasien dikategorikan sebagai PDP.

Penulis: Pepy Kurniawan
Editor: Ardy Abba

Manggarai Virus Corona
Previous ArticleTerkait Surat Pernyataan dengan Keluarga PDP, Direktur RSUD Ben Mboi Ruteng Berkelit
Next Article Wujud Solidaritas, Dosen di Jatim Ini Sumbang APD ke Puskesmas Pagal Manggarai

Related Posts

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Spesialis Tendang Bebas Jeims Moa Antar Desa Pinggang FC Raih Podium Dua di Turnamen U15 Kecamatan Cibal

2 Agustus 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.