Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Di Ende, Anak dan Warga yang Telah Meninggal Dunia Terdaftar Sebagai Penerima Bansos
KESEHATAN

Di Ende, Anak dan Warga yang Telah Meninggal Dunia Terdaftar Sebagai Penerima Bansos

By Redaksi10 Mei 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Warga penerima bantuan sosial akibat terdampak Covid-19 sedang mengantre di Kantor Pos Wolowaru, Kabupaten Ende (Foto: Copy Right)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Anak usia di bawah umur di Desa Lisedetu, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, NTT juga terlampir sebagai penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) akibat terdampak Covid-19.

Dalam daftar penerima BST, tertera dua nama anak usia di bawah umur masing-masing kelahiran tahun 2008 dan tahun 2014.

Tak hanya itu, nama dua anak itu juga muncul kembali sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT). Daftar kedua nama anak terlampir di Posko Covid-19 Wolowaru.

Anehnya, dalam daftar penerima bantuan sosial kedua nama anak itu ditetapkan sebagai kepala keluarga.

Kepada Desa Lisedetu Silvester Joni membenarkan bahwa ada kejanggalan data penerima bantuan sosial. Ia sendiri mengaku heran dengan data yang dikirim dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Ende.

“Kami terima data itu dari Dinsos dan minta kami verifikasi. Kami sudah verifikasi dan kirim kembali ke Dinsos, tetapi aneh kok muncul lagi nama itu,” ujar Joni saat dihubungi, Minggu (10/05/2020) pagi.

Tak hanya anak usia di bawah umur, warga yang telah pindah penduduk juga terlampir dalam daftar penerima Bansos Desa Lisedetu.

Bahkan, ada beberapa nama yang telah meninggal dunia juga terlampir sebagai penerima.

“Kami juga bingung, ada warga yang komplain. Kami sudah jelaskan tapi kami tetap diprotes. Kami di desa seperti korban akibat kurang validnya data itu,” tutur Joni.

“Verifikasi itu terhadap nama-nama yang sudah meninggal dunia, nama warga yang sudah pindah penduduk, nama anak-anak, nama warga yang sudah terima PKH. Tapi, muncul lagi, ini yang kami bingung,” katanya.

Dari 84 nama yang dikirim dari Dinsos, jelas Joni, setelah verifikasi ada lima nama yang tidak masuk sebagai penerima. Itu karena ada warga yang pensiunan, ada yang sudah meninggal, ada pula yang sudah pindah.

“Yang terima terakhir 71 orang. Kami kaget, lima nama yang sudah verifikasi kok muncul lagi. Loh, ini masalahnya di mana? Kami disalahkan, padahal data itu bukan dari kami, itu dari Dinsos,” ucap Joni.

Kepala Dinas Sosial Ende Marmi Kusuma belum dapat dihubungi. Media ini akan terus berupaya meminta penjelasan pihak Dinas Sosial terkait validitas data penerima bansos Covid-19.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Desa Lisedetu Dinsos Ende Ende Virus Corona
Previous ArticlePERMAS NTT Palopo Tolak Pabrik Semen Lingko Lolok
Next Article Data Tahun 2019 di Matim: 881,80 Km Jalan Rusak Berat

Related Posts

Keluarga Selviana Tijung Adukan Kematian Ibu Hamil ke DPRD Manggarai Timur

6 September 2026

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026
Terkini

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.