Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Dua Pasien Positif Covid-19 Belum Dievakuasi, Warga Oepura Ancam Blokir Jalan
Regional NTT

Dua Pasien Positif Covid-19 Belum Dievakuasi, Warga Oepura Ancam Blokir Jalan

By Redaksi11 Juni 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Perumahan Anggrek Residence tempat tinggal pasien positif covid-19 (Foto : Tarsi Salmon/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Warga RT 03/RW 01, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, mengancam akan memblokir jalan di wilayah itu.

Ancaman tersebut dilatari dua pasien Covid-19 yang belum dievakuasi oleh tim gugus tugas Covid-19 Kota Kupang.

Ketua RT 003, Selmy Soleman Rey mengatakan, belum dievakuasinya dua pasien tersebut sangat meresahkan warga.

“Ini sangat meresahkan warga sekitar,” tegasnya Kamis (11/06/2020) siang.

Hal senada disampaikan Lurah Oepura, Nehemia Sunbaun. Ia meminta pihak terkait agar segera mengevakuasi kedua pasien tersebut.

“Supaya warga dalam kompleks atau warga di luar kompleks tidak resah. Karena tentu berdampak pada pekerjaan mereka, karena ada yang sudah suruh pulang ke rumah, tidak boleh ke tempat kerja,” katanya kepada VoxNtt.com.

Ia berharap agar penanganan sesegera mungkin agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Langkah edukasi yang sudah dilakukan pihak Kelurahan sendiri kata dia, sejak awal sudah memberikan pemahaman kepada warga sekitar.

“Itu kita bersama bapak RT/RW setempat dan warga, mereka sangat paham itu, ” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak gugus tugas Covid-19 Kota Kupang belum dapat dikonfirmasi.

Penulis : Tarsi Salmon

Editor : Irvan K

covid-19 Kota Kupang Virus Corona
Previous ArticleKisruh BLT DD Selesai, Camat Apresiasi Orang Muda Wairbleler-Sikka
Next Article Uskup Ruteng Ajak Warga Lingko Lolok dan Luwuk Rawat Lingkungan

Related Posts

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026
Terkini

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.