Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KOMUNITAS»Berdayakan Kaum Disabilitas, Dinsos Malaka Siap Sokong Dana
KOMUNITAS

Berdayakan Kaum Disabilitas, Dinsos Malaka Siap Sokong Dana

By Redaksi17 Juni 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Sosial (Pojok Kiri) Folgen Fahik bersama Direktur Yayasan Pijar Timur, Vinsen KIA Beda saat menyampaikan materi untuk para kaum disabilitas di Malaka, Selasa (16/06/2020) (Foto: Frido Umrisu Raebesi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Dinas Sosial Kabupaten Malaka siap menyokong dana untuk memberdayakan kaum disabilitas di daerah itu.

Kesiapan itu menyusul hadirnya Organisasi Penyandang Disabilitas Malaka (Persama) yang terbentuk pada tahun 2019 lalu.

Persama dikabarkan dibentuk oleh Yayasan Pijar Timur bekerja sama dengan Plan International Indonesia.

Wadah ini tentu menjadi sarana efektif dalam upaya saling komunikasi ke depan.

Menyambut hal itu, Dinsos Malaka memastikan pada tahun 2021 nanti akan mengalokasikan dana pemberdayaan bagi kaum disabilitas.

Kepala Dinas (Kadis) Sosial Kabupaten Malaka, Folgen Fahik menyampaikan ini saat menutup kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas Badan Pengurus dan Anggota organisasi Persama di Hotel Ramayana-Betun, Selasa (16/06/2020).

Folgen Fahik menjelaskan, dalam dua hari pelatihan yang telah selesai dilaksanakan ini tentu banyak hal yang diperoleh dari Yayasan Pijar Timur dan Plan Internasional Indonesia.

Dalam sharing pendapat dan pengalaman ini akan menjadi bahan masukan yang berharga dalam upaya bermitra dengan pemerintah ke depan.

Menurut Folgen, tahun 2021 dipastikan akan dialokasikan dana pemberdayaan kaum disabilitas. Dirinya belum mengungkap nilainya karena akan diajukan program melalui Bappeda.

“Intinya tetap ada dana 2021. Kita akan  masukan usulan rencana melalui  Bappeda nanti bersama tim TAPD Ayang diketuai Sekda, kita akan  pertanggungjawabkan usulan tentu dengan fakta dan data,” katanya.

Dia juga mengapresiasi kehadiran Organisasi Persama yang menjadi mitra ke depan. Dengan Organisasi ini komunikasinya akan lebih gampang.

“Saya akan segera laporkan ke Sekda terkait kehadiran organisasi ini, sehingga ke depan bisa saling bekerja sama,” kata Folgen disambut tepuk tangan peserta disabilitas.

Perwakilan peserta, Maria Yasinta Dahu Atok menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Pijar Timur dan Plan Internasional yang sudah memberikan penguatan kapasitas kepada mereka.

Dia juga mengucapkan kebahagiaan karena bisa berkomunikasi langsung dengan Kadis Sosial dan Kadis PMD Malaka sekaligus mendengar uneg-uneg yang diungkapkan peserta.

Pada kesempatan ini, Perwakilan Plan International Indonesia, Deni Rahadian menyatakan keharuannya kepada peserta yang sangat antusias mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas dengan baik.

“Persama harus jadi subyek bukan obyek karena memiliki hak. Pemerintah punya kewajiban terhadap disabilitas. Saya yakin dengan organisasi ini, Persama semakin kuat,” ujar Deni.

Dia memberi pesan kepada pengurus dan anggota Persama untuk bisa  datang ke pemerintah menanyakan soal apa program yang bisa dikerjakan.

“Sekarang sudah ada organisasi. Datang saja ke dinas untuk bicarakan apa yang bisa Persama lakukan dalam mendukung pembangunan di Malaka. Harapan kami dari Plan minimal saat musrenbangdes atau musrenbangkab, kaum disabilitas bisa dihadirkan untuk sumbang pikiran mereka,” pinta Deni didampingi Direktur Yayasan Pijar Timur, Vinsen Kia Beda.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

Dinsos Malaka Malaka Plan Internasional Yayasan Pijar Timur
Previous ArticleSoal Tambang di Matim, Akademisi: Kalau Pertanian Hilang, Budaya Juga Hilang
Next Article Update Covid-19 di Mabar: 16 Pasien Terkonfirmasi Positif, 8 Sembuh, 8 Sedang Diisolasi

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.