Acara pemberian sumbangan uang senilai Rp 50 untuk Pemerintah Kecamatan Sano Nggoang di Kantor Bupati Mabar, Rabu (01/07/2020) siang
alterntif text

Labuan Bajo, Vox NTT- PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Persero menyumbangkan dana Rp 50 Juta untuk Pemerintah Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Dana untuk penanganan virus corona atau Covid-19 itu diterima langsung oleh Bupati Mabar, Agustinus Ch Dula di Kantor Bupati setempat, Rabu (01/07/2020) siang.

Selanjutnya, Bupati Dula memberikan bantuan tersebut kepada Camat Sano Nggoang, Syprianus Silfris, disaksikan Wakil Bupati Maria Geong dan Plh. Sekda Mabar, Ismail Surdi.

“Ini merupakan bantuan CSR, semoga membantu menangani Covid-19,” kata Site Manager Projek Manajemen PT SMI Persero, Sapto Kuncoro Hadi.

Sementara itu, Bupati Mabar Agustinus Ch Dula dalam sambutannya mengungkapkan terima kasih atas dukungan finansial yang telah diberikan demi mencegah dan menangani penyebaran virus corona (Covid-19).

“Kami sampaikan terima kasih banyak kepada PT SMI karena telah memberikan bantuan CSR sebesarnya Rp 50 Juta. Dan kami tahu bahwa bantuan ini bukan kali pertama, tapi bantuan ke sekian kalinya bagi warga Kabupaten Mabar, lebih khusus masyarakat di Danau Sano Nggoang, Desa Wae Sano dan warga sekitar, terutama dalam bidang air minum, sekolah dan pendidikan,” katanya.

Kepada pihak Kecamatan Sano Nggoang, Bupati Dula berharap anggaran tersebut digunakan secara tepat untuk masyarakat.

“Silakan membelanjakan, tapi fokus pada medis dan para medis tenaga lapangan. Terutama mereka menggunakan APD. Vaksin juga vitamin untuk mereka supaya dapat bekerja dengan baik,” katanya.

Diakuinya, perhatian salah satu BUMN di bawah Kementerian Keuangan tersebut karena sedang melakukan eksplorasi panas bumi (geothermal) di Desa Sano Nggoang.

“Mengapa sampai dilakukan itu, karena kita tahu di Desa Wae Sano dilakukan pemboran panas bumi dalam rangka membangun tenaga pembangkit listrik tenaga panas bumi. karena memang pulau Flores karena terdapat panas bumi,” ungkapnya.

“Karena Covid-19, pemboran belum dilakukan. Dan sosialisasi tetap dilakukan karena beberapa pihak tidak setuju. Menurut kami yang tidak paham karena belum mengerti betul pemboran geothermal ini,” tambahnya.

Camat Sano Nggoang, Syprianus Silfris juga mengungkapkan terima kasih atas perhatian PT SMI.

Bantuan tersebut, lanjut dia, akan diprioritaskan kepada warga miskin, lansia dan petugas kesehatan yang berada di 15 desa di kecamatan itu.

“Skema pendistribusiannya dengan Forkompinda Kecamatan Sano Nggoang, yang terpenting adalah bantuan ini kepada mereka yang membutuhkan,” paparnya. (VoN)