Pemkot Kupang bersama Tim GKH saat melakukan penanaman pohon di Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Sabtu, 11 Juli 2020 (Foto: Istimewa)
alterntif text

Kupang, Vox NTT – Pemerintah Kota Kupang kembali melakukan aksi penanaman pohon di Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Sabtu (11/07/2020).

Kegiatan yang dimotori oleh tim Gerakan Kupang Hijau (GKH) ini merupakan salah satu program yang dijabarkan dari misi Wali Kota Kupang untuk menjadikan Kupang sebagai kota yang layak huni.

Sejumlah pihak dilibatkan langsung dalam gerakan tersebut.

Hadir juga sejumlah sponsor GKH, pimpinan perusahaaan, hotel, rumah sakit swasta dan toko.

Acara tersebut dimulai dengan gowes sepeda bersama yang dimulai dari depan Kantor BI Perwakilan NTT dan finish di Jembatan Petuk II.

Selanjutnya, dilakukan penanaman pohon oleh sejumlah perusahaan. Kemudian ada penyerahan plakat dan piagam penghargaan bagi para sponsor sebagai tanda terima kasih atas partisipasi dalam kegiatan tersebut.

Diketahui, GKH merupakan program yang tidak menggunakan APBD Kota Kupang dan hanya merupakan bentuk sumbangan dari sejumlah sponsor baik lembaga, instansi maupun perusahaan swasta yang ada di Kota Kupang.

Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore (Jeriko) mengatakan, GKH adalah satu gerakan mengingatkan masyarakat untuk menjaga lingkungan.

Gerakan ini jelas dia, mencakup tiga tujuan utama, yakni menghindari sampah plastik, menanam air dan menanam pohon.

“Melalui tim kecil yang berjumlah delapan orang ini kami ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dalam menghijaukan kota ini. Delapan orang inilah yang menggerakan kegiatan ini. Saya atas nama pribadi mengucapkan terima kasih atas kerja keras dari tim ini,” ujar Jeriko.

Ia menjelaskan, GKH merupakan jabaran visi-misi di masa kepemimpinan dirinya bersama Wakil Wali Kota Kupang dr. Hermanus Man.

Misi tersebut adalah menjadi Kota Kupang bersih, hijau dan layak huni.

“Menanam pohon ini tidak hanya sekedar untuk menghijaukan kota kita saat ini, tapi juga merupakan investasi berharga untuk masa depan terutama untuk anak-cucu kita kelak,” tegasnya.

Jeriko juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah men-suport dana dan membeli paket pohon yang ditawarkan Tim GKH.

Kepada para sponsor ia berjanji akan merawat semua pohon dan menjamin tumbuhnya pohon-pohon tersebut dengan melibatkan pihak ketiga untuk pemeliharaan.

Sebelumnya, Jeriko menyampaikan tentang rencana Pemkot Kupang untuk membentuk UPTD taman yang nantinya juga turut membantu pemeliharaan pohon-pohon yang sudah ditanam di seputar Kota Kupang.

Sementara, Ketua Tim GKH Alexander Riwu Kaho menyampaikan gerakan hari ini dipadukan dengan peringatan HUT Bank Indonesia ke-67 dan HUT Bank NTT ke-58.

“Gerakan ini untuk menerjemahkan program Wali Kota Kupang untuk menanam pohon,” ujarnya.

Plt. Dirut Bank NTT itu menambahkan Wali Kota Kupang telah memberikan tanggung jawab kepada dirinya bersama tim dengan tiga program utama yakni mengurangi sampah plastik, menanam air dan menanam pohon.

“Aksi ini akan membuat kota ini bersih dari sampah plastik, ramah lingkungan dan bermanfaat untuk meningkatkan potensi air dalam tanah,” katanya

Tidak lupa ia juga mengucapkan terima kasih bagi semua pihak yang telah memberikan sumbangan untuk mendukung Gerakan Kupang Hijau.

“Para sponsor tersebut antara lain Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK), DPD REI, instansi dan perusahaan swasta lainnya. Tercatat kurang lebih 70-an sponsor telah berpartisipasi mendukung program ini dengan cara membeli paket pohon yang mereka tawarkan,” tandasnya.

Alex berharap agar gerakan hari ini tidak sebatas menanam namun mampu merawatnya hingga tumbuh subur di Kota Kupang.

“Kita akan terus menanam hingga 2.000 pohon di sekitar lokasi ini, semoga gerakan ini bermanfaat untuk lingkungan dan masa depan kota ini,” pungkasnya.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba