Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»Dinilai Tidak Efektif, Puan Maharani Minta Pemerintah Evaluasi Total Penanganan Covid-19
NASIONAL

Dinilai Tidak Efektif, Puan Maharani Minta Pemerintah Evaluasi Total Penanganan Covid-19

By Redaksi1 September 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua DPR RI Puan Maharani (Foto: Liputan6)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Vox NTT- Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan strategi penanganan Covid-19 yang dilakukan oleh pemerintah selama ini tidak efektif dan perlu dievaluasi.

Menurut dia, strategi yang dilakukan pemerintah tidak menjawabi persoalan krusial yang sedang terjadi.

Indikator yang digunakan Puan adalah persentase kasus Covid-19 yang kian hari kian bertambah.

Menurut politisi PDIP itu, kasus-kasus Covid-19 di Indonesia semakin bertambah tiap harinya. Sementara, di satu sisi kapasitas rumah sakit kian berkurang.

Betapa tidak, Indonesia sudah mencapai lebih dari 170 ribu kasus, dengan lebih dari tujuh ribu orang meninggal dunia akibat Covid-19.

Di sisi lain, 100 orang anggota dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang menangani pendemi pun ikut gugur.

Oleh karena itu, Puan mengimbau pemerintah untuk mengevaluasi total strategi penanganan dan pencegahan Covid-19.

Puan juga mengingatkan pemerintah agar mengedepankan keselamatan dan kesehatan masyarakat dalam menangani pandemi.

“Sudah waktunya pemerintah mengetatkan protokol Covid-19 agar masyarakat kembali waspada, penting menjaga kesehatan diri, lingkungan, dan masyarakat,” kata Puan seperti dilansir Tempo.co, Selasa (01/09/2020).

Puan juga mengimbau agar pemerintah mengoptimalkan segala macam potensi yang dimiliki Indonesia untuk memerangi Covid-19.

“Fungsi Puskesmas dimaksimalkan dan diintegrasikan dalam sistem penanganan pasien Covid-19,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan data kasus Covid-19 di Indonesia masih dikendalikan, jika dibandingkan pada bulan April lalu.

Hal ini tergambar dari angka kesembuhan Indonesia pada bulan ini ada di atas rata-rata dunia yakni 72,1%.

Data yang diterima Jokowi per 31 Agustus 2020 kemarin, jumlah kasus positif di Indonesia mencapai 175.000 dari 2,23 juta tes yang telah dilakukan,”

“Dan alhamdulillah tingkat kesembuhan case recovery rate juga makin meningkat. Dari dulu kita ingat di bulan April yaitu 15% kemudian sekarang di bulan Agustus itu 72,1%. Jadi ada pergerakan yang lebih baik, lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata dunia yang 69%,” kata Jokowi saat membuka rapat terbatas, Selasa (01/09/2020), sebagaimana dilansir Okezone.

Kasus aktif covid atau yang masih dirawat juga menurut dia, menunjukan penurunan. Pada bulan April lalu kasus aktif di Indonesia mencapai 77%. Sementara di bulan Agustus mencapai 23,69%.

“Ini lebih baik dari rata-rata dunia yaitu sebesar 27%,” ucapnya.

Penulis: Igen Padur
Editor: Ardy Abba

Jokowi Nasional Virus Corona
Previous ArticleWali Kota Kupang Serahkan Dua Unit Mobil Ambulans untuk Puskesmas
Next Article Ekonomi Semakin Berat, Pemecatan Guru Komite di Tengah Pandemi Covid-19 Tidak Bijak

Related Posts

Astra Tandang Apresiasi Political Will Pemerintah dan DPR Sahkan RUU PPRT

22 April 2026

Benny Harman Dorong Pembentukan Lembaga Independen Pengelolaan Hasil Perampasan Aset

7 April 2026

Benny Harman: Kasus Penyiraman Andrie Yunus Bukan Pidana Biasa

5 April 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.