Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Terkait Isu ‘Kraeng’ dan ‘Mendi’, Ini Kata Hery Nabit
HEADLINE

Terkait Isu ‘Kraeng’ dan ‘Mendi’, Ini Kata Hery Nabit

By Redaksi8 September 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Herybertus GL Nabit dan Heribertus Ngabut saat mendaftar ke KPU Kabupaten Manggarai, Sabtu (05/09/2020). (Foto: Yohanes/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT – Bakal calon Bupati Manggarai Herybertus GL Nabit mengomentari isu ‘kraeng’ (bangsawan) dan ‘mendi’ (budak) yang dihembuskan dalam Pilkada Manggarai.

Ia mengatakan, isu tersebut sudah tidak zamannya lagi.

“Kraeng dan mendi sudah tidak zamannya lagi,” ujar Hery Nabit saat deklarasi paket Hery-Heri sebelum pendaftaran ke KPU Manggarai, Sabtu, 5 September 2020 lalu.

Ia mengatakan, isu tersebut sengaja digunakan untuk mendapatkan simpati masyarakat di tengah menurunnya elektabilitas karena gagal membangun Manggarai.

“Kalau survei bulan Juni incumbent masih 25% maka itu kalah!” tegas Hery.

“Karena kalah di depan mata maka isu yang diangkat macam-macam. Mulailah omong soal kraeng agu mendi. Kraeng agu toe kraeng,” lanjutnya.

Ia mengatakan, menghembuskan isu kraeng, bukan kraeng, dan mendi, tidak berdampak pada elektabilitas karena rakyat sudah merasakan kinerja pemimpinnya selama ini.

“Bapa mama sekalian, kalau kita mau menang di Satar Mese Raya, jangan omong soal kraeng dan tidak kraeng. Jangan. Kalah nanti. Kalah nanti. Pasti kalah,” katanya.

“Karena itu, saya tidak pernah omong itu. Saya tidak pernah omong itu. Kalau mau menang di Satar Mese Raya, omong saja jalan Ruteng-Iteng. Omong saja itu pupuk yang terlambat terus,” lanjut Hery disambut tepuk tangan pendukungnya.

http://fuq.zqc.mybluehost.me/2020/09/08/demokrasi-adalah-kemenangan-rakyat-jelata-melawan-kepongahan-bangsawan/68116/

Sebelumnya, ia juga menyampaikan Pilkada 2020 merupakan kali ketiga ia berjuang untuk memimpin Manggarai.

Ia mulai tampil saat Pilkada 2010 berpasangan dengan Yustina Ndung. Kali itu paket Naun kalah.

Kali kedua, ia kembali maju bersama Adolfus Gabur dengan nama paket HeAd. Ia menjadi satu-satunya penantang wakil bupati dua periode Deno Kamelus yang berpasangan dengan Victor Madur.

Pertarungan head to head kala itu dimenangkan oleh Deno-Madur dengan selisih suara hanya 1,28%.

“Kali kedua tahun 2015, saya hampir menang. Apa pun kondisinya saat itu, hampir menang. Ini kali ketiga. Ini kali ketiga. Ini kali ketiga,” ujarnya.

Ia mengatakan, seorang politisi itu biar mati berkali-kali tetapi tetap hidup lagi. Pengalaman bertarungnya, ia selalu menantang petahana.

Untuk Pilkada kali ini, Hery punya alasan mengapa dirinya kembali bertarung. “Kalau bupati yang dilantik tahun 2015 itu berbuat lebih baik, sedikit saja, saya tak perlu maju,” katanya.

Penulis: Igen Padur
Editor: Yohanes

Heri Ngabut Hery Nabit Manggarai
Previous ArticleWanita di Ngada Tewas Setelah Bersetubuh dengan Pria yang Bukan Suaminya
Next Article Kunjungi Desa Bawarani, Maria Moi Sae Disambut Isak Tangis Warga

Related Posts

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Satlantas Polres Manggarai Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Kecelakaan Lalu Lintas

24 Juni 2026

Rokok Ilegal Humer Diduga Kuasai 50 Persen Pasar Manggarai, Bea Cukai Turunkan Tim Penindakan

19 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.