Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Sentil Cabup Titipan Cukong di Mabar, BKH: Kedaulatan Rakyat Jangan Digadaikan
Pilkada

Sentil Cabup Titipan Cukong di Mabar, BKH: Kedaulatan Rakyat Jangan Digadaikan

By Redaksi20 September 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota DPR RI, Benny K.Harman kembali melakukan sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. Kegiatan sosialisasi saat ini dilakukan di Kelurahan Tangge, Kec. Lembor, Manggarai Barat (19/9/2020)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-Anggota DPR RI, Benny K. Harman kembali melakukan sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kegiatan sosialisasi saat ini dilakukan di Kelurahan Tangge, Kecamatan Lembor, Manggarai Barat (19/9/2020).

Dalam sosialisasi ini, politisi senayan empat periode ini meminta masyarakat agar pemilukada kali ini dimaknai sebagai peluang untuk mewujudkan kedaulatan rakyat. Menurutnya, kesejahteraan dan kemajuan yang diimpikan masyarakat Manggarai Barat bisa tercapai bila rakyatnya berdaulat.

“Daerah ini akan maju dan sejahtera bila kedaulatan rakyat diwujudkan dalam musim pesta demokrasi ini. Kedaulatan rakyat artinya rakyat mempunyai otoritas atau kekuasaan dan menggunakan otoritas dan kekuasaan itu untuk menentukan pemimpinnya”, tegas wakil ketua umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat (DPP PD).

BKH juga melanjutkan bahwa otoritas dan kekuasaan yang dimiliki rakyat itu jangan digadaikan kepada cukong saat pemilukada nanti.

“Otoritas dan kekuasaan yang dimiliki itu tidak boleh digadaikan kepada calon kepala daerah yang dibiayai cukong sebab kepala daerah yang dibiayai cukong tidak akan mandiri, menjadi pesuruh, dan mempunyai mental terjajah atau inlander. Bila kepala daerah yang terpilih itu adalah titipan atau perpanjangan tangan para cukong, maka jangan bermimpi daerah menjadi lebih maju dan sejahtera,” tegas Harman.

Sementara itu, salah satu peserta yang tak ingin disebutkan namanya dalam acara itu mempersoalkan politik uang yang begitu kuat sejak kepala daerah dipilih langsung rakyat.

“Politik uang begitu sering terdengar setiap pesta demokrasi pemilukada. Cara semacam ini melanggar hukum tapi rakyat justru senang dengan cara semacam ini,” katanya.

Ia menambahkan, politik uang bisa saja terjadi di Mabar ini.

“Saya khawatir politik uang terjadi di daerah ini dan bila ini terjadi, rakyat Manggarai Barat akan menderita miskin, terbelakang dan asing di negeri sendiri,” katanya.

Acara sosialisasi ini diikuti ratusan peserta. Mereka terdiri dari tokoh masayarakat, pendidik, pengurus partai, petani dan nelayan.

Kontributor: Willy K

Benny K Harman DPR RI Pilkada Mabar
Previous ArticleCerpen: Sepulang dari Timor Lorosae
Next Article Ini Daftar Pejabat Publik di Indonesia yang Terpapar Covid-19

Related Posts

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026

Menjangkau yang Belum Tersentuh, BKH-Stevi Harman Salurkan Ratusan Paket Sembako di Kecamatan Rahong Utara

20 Agustus 2026

Anggota DPR RI Stevano Rizki Gerak Cepat Bawa Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Kuwus Barat

19 Agustus 2026
Terkini

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.