Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Soal Limbah PLTU Ropa, Polisi: Kita Akan Dalami Pelaksanaan di Lapangan
HEADLINE

Soal Limbah PLTU Ropa, Polisi: Kita Akan Dalami Pelaksanaan di Lapangan

By Redaksi2 Oktober 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolres Ende AKBP Albertus Andreana sedang memberikan keterangan pers dalam suatu kegiatan di Nanganesa, Ende, beberapa waktu lalu (Foto : Ian Bala/VoxNTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Polisi akan mengecek pelaksanaan sistem pengelolaan limbah batu bara PLTU Ropa di Desa Keliwumbu, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende.

Hal ini disampaikan Kapolres Ende, AKBP Albertus Andreana untuk kepentingan keamanan kesehatan masyarakat dan keamanan lingkungan hidup di sekitar.

Kapolres Albertus menyatakan, mengenai limbah PLTU Ropa merupakan tugas polisi untuk memastikan pelaksanan pengelolaan limbah secara benar dengan tidak mengabaikan kenyamanan lingkungan hidup.

“Kita sudah cek surat-surat administrasinya, sepertinya, sepertinya sudah lengkap. Nah, kita akan dalami lagi pelaksanaan di lapangan seperti apa,” katanya saat dikonfirmasi wartawan di Mapolres Ende pada Kamis (01/10/2020) siang.

Ia menegaskan, PLTU ialah kebutuhan masyarakat yang paling mendasar terutama mengenai listrik. Pihaknya mendukung jika suatu kegiatan itu tidak mengesampingkan keamanan lingkungan hidup.

“Kalau ada unsur kesengajaan lalu menguntungkan diri sendiri atau kelompok tertentu, ya itu lain lagi,” ujar Kapolres Albertus.

Ia menambahkan bahwa penyidik polisi akan menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ende untuk memastikan pelaksaan pengelolaan limbah batu bara tersebut.

“Kan polisi itu ada keterangan ahli, ada saksi ahlinya. Kita tidak punya spesialis untuk mengecek kadarnya. Kalau ada dugaan begitu (pencemaran lingkungan, red) kita akan menggandengkan pihak terkait, cek sama-sama kira-kira indikasinya apa,” terang Albertus.

Untuk diketahui, dugaan pencemaran lingkungan hidup akibat dari debu (fly ash) limbah batu bara PLTU Ropa berawal atas keluhan masyarakat setempat dan pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan ke DLH Kabupaten Ende, beberapa lalu.

Dari situ, berbagai lembaga pemerhati lingkungan hidup baik Ketua AMAN Flores Lembata Philipus Kami dan Direktur Eksekutif WALHI NTT Umbu Wulang T. Paranggi hingga Anggota DPR RI Ansy Lema menyoroti akibat lemahnya sistem pengawasan oleh Pemkab Ende.

Bahkan mereka meminta untuk mengkaji kembali analisis dampak lingkungan (Amdal) untuk mengetahui kelemahan pelanggaran.

Selain itu, mereka meminta untuk memberi sanksi, jika terbukti melanggar Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) Nomor 32 Tahun 2009 dan PP 101 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun.

Penulis: Ian Bala

Ende Lingkungan Hidup PLTU Ropa
Previous ArticleIni Hasil Tes Swab Suami dan Anak Pasien Covid-19 di Matim
Next Article Eks Penjabat Kades Bone Akui Sejumlah Proyek Tahun 2015/2016 Belum Dikerjakan

Related Posts

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026

Bejo MY Sampaikan Hak Jawab, Bantah Lakukan Penganiayaan terhadap Nelayan

1 Agustus 2026

Diduga Aniaya Nelayan, Oknum Wartawan dan Seorang Waria di Nagekeo Dipolisikan

30 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.