Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Aksi Tolak Omnibus Law di Kupang, Jalur El Tari Lumpuh Total
HEADLINE

Aksi Tolak Omnibus Law di Kupang, Jalur El Tari Lumpuh Total

By Redaksi9 Oktober 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, menggelar aksi tolak omnibus law di depan kantor DPRD NTT, Jumat (09/10/2020)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

https://youtu.be/rfQ7WRn9aoY

Kupang, Vox NTT – Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, menggelar aksi di depan kantor DPRD NTT, Jumat (09/10/2020). Mereka terdiri dari GMNI Kupang, PMKRI, IMM, HMI, LMND, dan GMKI.

Aliansi Mahasiswa ini secara tegas menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja. Massa aksi juga menuntut pemerintah dan DPR untuk mencabut dan menggagalkan UU Omnibus Law yang telah disahkan dalam sidang paripurna DPR.

Pantauan VoxNtt.com, massa aksi melakukan long march dari bundaran PU menuju gedung DPRD NTT. Mereka satu per satu mulai berorasi seputar UU omnibus law sembari membakar ban dan menyorakan ye-yel aksi.

Parade ratusan mahasiswa ini memblokir jalan El Tari. Sejumlah pengguna jalan akhirnya memutar arah perjalanan karena badan jalan dipenuhi para pendemo.

Tak hanya itu, demo ini juga sempat memanas ketika mahasiswa melakukan lempar botol aqua, batu, dan kayu ke arah polisi.

Hingga saat para mahasiswa terus melakukan orasi sementatara para aparat terus bersiaga sejak pagi.

Penulis : Tarsi Salmon

Editor : Irvan K

Kota Kupang Omnibus Law Ciptaker
Previous ArticleRespons Aksi Penolakan UU Ciptaker, 3 Gubernur Ini Surati Jokowi
Next Article Video Pendapatnya Dipotong, Benny Harman: Itu Mereka Sesatkan, Kalau Jago Sebar yang Utuh

Related Posts

Fandis Nggarang Kritik Dugaan “Cawe-Cawe” Alumni dan Politik Uang dalam Kongres PMKRI

23 Juli 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.