Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Hujan Lebat Sehari, Rumah Warga di Ruteng Terancam Ambruk
Regional NTT

Hujan Lebat Sehari, Rumah Warga di Ruteng Terancam Ambruk

By Redaksi19 Oktober 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rumah permanen milik John Taptu terancam ambruk setelah hujan lebat mengguyur wilayah Kota Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai dan sekitarnya, Senin (19/10/2020) sore (Foto: Narsi Paus)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Rumah permanen milik John Taptu terancam ambruk setelah hujan lebat mengguyur wilayah Kota Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai dan sekitarnya, Senin (19/10/2020) sore.

Rumah yang baru dibangun sekitar dua bulan lalu tersebut berlokasi di Delem dekat Bandara Frans Sales Lega, Kelurahan Satar Tacik, Kecamatan Langke Rembong.

Longsor di samping rumah terjadi pukul 15.00 Wita. Dua tembok penahan telah hancur dihantam banjir saat hujan lebat mengguyur.

Tiang penyangga rumah sudah berada di bibir jurang. Pada saat kejadian tuan rumah masih berada di kantor kerjanya di Dinas PUPR Manggarai dan Kampus Unika St. Paulus Ruteng.

Tetangga mengetahui kejadian ini setelah mendengar teriakan dari orang di Langgo bahwa terjadi banjir di Delem dan mengancam rumah warga.

“Kami dengar teriakan dari mereka Langgo Pak. Mereka bilang, longsor-longsor. Segeralah mengungsi dari rumah, cepat,” kata Gon, tetangga rumah menirukan teriakan orang Langgo.

Para warga kemudian bergegas ke lokasi kejadian dan langsung menghubungi John Taptu pemilik rumah dan istrinya Yoya Harum.

Suami-istri tersebut kemudian bergegas pulang dan menyaksikan rumah mereka dalam bahaya besar.

John Taptu pemilik rumah mengatakan bahwa insiden ini di luar dugaan. Sebab sudah 6 tahun mereka berada di tempat itu, tetapi tidak ada tanda-tanda adanya longsor.

“Saya kaget sekali Pak. Ini di luar dugaan. Kami sudah 6 tahun di sini tapi aman. Makanya tahun lalu saya bangun rumah besar ini dan baru selesai dua bulan lalu, dan dua tahun sebelumnya bangun tembok penahan. Saya kaget setelah bangun yang ini, bencana ini muncul. Ini musibah yang luar biasa, Pak,” katanya dengan nada sedih.

Menyaksikan musibah ini, Kaliks Harbu tokoh masyarakat setempat mengungkapkan keprihatinannya.

“Saya turut prihatin dengan musibah ini. Semoga ini cepat berlalu. Semoga semuanya baik-baik saja,” katanya.

Ia berharap pemerintah melalui pihak kelurahan, BPBD atau dinas sosial segera membantu mencari solusi untuk bencana tersebut. Sebab ini sangat rawan dan berisiko untuk pemilik rumah.

KR: Narsi Paus
Editor: Ardy Abba

Berikut foto-fotonya:

Rumah permanen milik John Taptu terancam ambruk setelah hujan lebat mengguyur wilayah Kota Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai dan sekitarnya, Senin (19/10/2020) sore.
Rumah permanen milik John Taptu terancam ambruk setelah hujan lebat mengguyur wilayah Kota Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai dan sekitarnya, Senin (19/10/2020) sore.
Rumah permanen milik John Taptu terancam ambruk setelah hujan lebat mengguyur wilayah Kota Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai dan sekitarnya, Senin (19/10/2020) sore.

 

Manggarai
Previous ArticleNTT Zona Merah Buta Aksara, Tertinggi di Kabupaten Sumba Barat Daya
Next Article Kunker Pjs Bupati Ngada Disambut Penari dengan Stiker PAS-GUD, Bawaslu Diminta Awasi

Related Posts

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Satlantas Polres Manggarai Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Kecelakaan Lalu Lintas

24 Juni 2026

Rokok Ilegal Humer Diduga Kuasai 50 Persen Pasar Manggarai, Bea Cukai Turunkan Tim Penindakan

19 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.