Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Polres TTU Bekuk Terduga Penyebab Kematian Warga Biboki Anleu
HUKUM DAN KEAMANAN

Polres TTU Bekuk Terduga Penyebab Kematian Warga Biboki Anleu

By Redaksi22 Oktober 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pihak Kepolisian Resort TTU sementara mengevakuasi jenazah pria tidak beridentitas yang ditemukan di kolong jembatan Oesulpit, Jumat, 09 Oktober 2020 (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT- Polres TTU tengah menyelidiki penyebab kematian Garadus Sila, warga SP 1, RT 21, RW 08, Desa Ponu, Kecamatan Biboki Anleu.

Kapolres TTU AKBP Nelson Felipe Dias Quintas mengungkapkan, berdasarkan proses penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi satu orang berinisial SF yang diduga kuat terlibat dalam kasus kematian Garadus Sila. SF diketahui berprofesi sebagai sopir.

Polres TTU kemudian langsung bergerak cepat untuk menangkap SF pada Kamis (22/10/2020) dini hari.

Baca Juga: Penemuan Mayat di Jalan Trans Timor, Polres TTU Ungkap Sejumlah Fakta

Penangkapan SF, kata AKBP Nelson, menyusul hasil penyelidikan awal ditemukan ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sehingga Satreskrim Polres TTU langsung membentuk tim untuk melakukan penyelidikan.

Namun saat disinggung terkait penyebab jelas kematian korban hingga jenazahnya dibuang di KM 10, AKBP Nelson mengaku hal tersebut masih dalam penyelidikan polisi.

Baca Juga: Polisi Ungkap Identitas Jenazah yang Ditemukan Tergeletak di Jalan Trans Timor Raya

“Untuk informasi lebih lanjut karena masih dalam proses pemeriksaan nanti akan kita sampaikan,” tuturnya saat diwawancarai wartawan di ruang lobi Mapolres TTU, Kamis (22/10/2020).

Sebelumnya diberitakan, mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan tergeletak di Jalan Trans Timor, KM 10, RT 05, RW 02, Dusun 02, Desa Subun, Kecamatan Insana Barat pada Jumat, 9 Oktober 2020 lalu.

Baca Juga: Mayat Tidak Beridentitas Ditemukan di Jalan Trans Timor Raya

Korban yang tergeletak di kolong jembatan Oesulpit tersebut pertama kali ditemukan warga yang baru kembali dari sumber mata air. Saat ditemukan, mayat sudah mulai membusuk dan mengeluarkan aroma tidak sedap.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Polres TTU TTU
Previous ArticlePolisi Ungkap Identitas Jenazah yang Ditemukan Tergeletak di Jalan Trans Timor Raya
Next Article Kasus Dugaan Bagi-bagi Tanah, Kejati NTT Tetapkan Mantan Wali Kota Kupang Jadi Tersangka

Related Posts

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.